Bila Lonjakan Pasien Corona Lebih dari 100%, Tenda Darurat Didirikan di RS

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 17:15 WIB
Prof. Wiku Adisasmito
Jubir Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito (Dok. Satgas COVID-19)
Jakarta -

Pemerintah menyiapkan skenario lonjakan kenaikan pasien COVID-19 di rumah sakit. Salah satu rencananya adalah pendirian tenda darurat.

"Berdasarkan arahan Kemenkes, terdapat tiga strategi rekayasa perawatan berdasarkan besar lonjakan kasus yang berpeluang terjadi," kata Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, Selasa (3/11/2020).

Strategi rekayasa perawatan COVID-19 ini dibagi tiga berdasarkan besaran lonjakan jumlah pasien COVID-19. Lonjakan diperkirakan terjadi dari angka 20% hingga menembus 100%.

Berikut ini 3 rekayasa perawatan lonjakan pasien COVID-19 di RS:

1. Lonjakan 20% sampai 50% pasien COVID-19: RS rujukan siap menampung karena kapasitas yang terpakai saat ini masih 50%.

2. Lonjakan 50% sampai 100% pasien COVID-19: Ruang perawatan umum akan dijadikan ruang perawatan COVID-19, sehingga ruang rawat inap COVID-19 bisa bertambah.

3. Lonjakan lebih dari 100% pasien COVID-19: Tenda darurat akan didirikan di area perawatan pasien COVID-19 di RS. Pemerintah juga akan mendirikan RS lapangan atau RS darurat bekerjasama dengan BNPB dan TNI di luar area RS.

Simak juga video '5 Provinsi dengan Tingkat Kematian Tertinggi Pekan Ini':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2