Bukan karena Tugas, Siswi di Gowa Bunuh Diri Kecewa Tak Dibelikan Motor

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 12:33 WIB
Ilustrasi Bunuh Diri
Ilustrasi (Thinkstock)
Gowa -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda, pembaca, merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Polres Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengungkap penyebab kematian siswi SMA inisial M yang bunuh diri diduga karena tugas online. Ternyata penyebab korban nekat bunuh diri bukan karena tugas online, melainkan kecewa tidak dibelikan motor.

"Motifnya itu karena minta dibelikan motor itu," ujar Kasubag Humas Polres AKP Tambunan saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (3/11/2020).

Tambunan menegaskan, isu yang beredar di masyarakat yang menyebut M nekat bunuh diri karena banyak tugas dari sekolah, karena hubungan asmara merupakan isu yang tidak benar adanya.

"Makanya dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, itulah hasilnya, dia minta dibelikan motor, motifnya itu, kecewa dia," tuturnya.

Dalam mengusut motif M bunuh diri, polisi telah memeriksa 9 saksi, di antaranya orang tua M, tante, wali kelas, guru kurikulum, kepala sekolah, hingga rekan-rekan M di sekolah.

"Permintaan pembelian sepeda motor disampaikan kepada orang tua korban sejak bulan Mei 2020 dan meminta motor berjenis Kawasaki KLX," tegasnya.

Polisi juga mengungkap keterangan saksi soal hal aneh yang dialami korban semasa hidup, berikut ini selengkapnya.

Simak juga video 'Kemendikbud Tak Yakin Siswi Bunuh Diri karena Stres Belajar Online':

[Gambas:Video 20detik]