Libur Panjang Buat Kasus Corona di Riau Naik? Dinkes: Lihat Dua Pekan Lagi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 11:04 WIB
Poster
Ilustrasi Penyebaran Virus Corona di Pulau Sumatera (Edi Wahyono/detikcom)
Pekanbaru -

Libur panjang pada akhir Oktober lalu memunculkan kekhawatiran akan meningkatkan kasus positif virus Corona (COVID-19), tak terkecuali di Riau. Dinas Kesehatan (Dinkes) Riau menyebut ada tidaknya peningkatan kasus Corona akibat libur panjang baru bisa diprediksi beberapa pekan lagi.

"Kalau sekarang belum diketahui ya, apakah terjadi peningkatan atau tidak. Karena kan selesai liburan baru berjalan dua hari ini," kata Kadinkes Riau Mimi Yuliani Nazir kepada detikcom, Selasa (3/11/2020).

Mimi menjelaskan, ada-tidaknya peningkatan kasus Corona akibat libur panjang baru bisa diprediksi dua pekan lagi. Menurutnya, kasus yang ditemukan saat ini belum bisa dikatakan akibat libur panjang.

"Kita lihat saja nanti, dua pekan lagi dari sekarang ini. Kalau sekarang sulit kita memprediksinya ada peningkatan atau tidak," terang Mimi.

Pemprov Riau tentunya mengharapkan tidak ada peningkatan kasus Corona akibat libur panjang. Dia mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau kita dapat mematuhi protokol kesehatan secara bersama, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, mudah-mudahan bisa terhindar dari COVID-19," ujarnya.

Namun Mimi tak memungkiri masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Dia menyayangkan perilaku masyarakat yang seperti itu.

"Cobalah kita lihat sendiri keseharian masyarakat, banyak yang tidak pakai masker. Nongkrong di warung kopi, sambil ngobrol tanpa masker. Tidak jaga jarak, seakan tidak menganggap ada wabah virus Corona," sebut Mimi.

Selanjutnya
Halaman
1 2