Jokowi: Hati-hati di Eropa Ada Gelombang Kedua Corona, Kita Jangan Teledor

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Nov 2020 14:18 WIB
5 Tahun Jokowi-JK dan 1 Tahun Jokowi-Maruf Amin baru saja dilewati. Berikut serba-serbi pencapaian para tokoh tersebut untuk Indonesia.
Presiden Jokowi (Foto: Tim detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti munculnya gelombang kedua penularan virus Corona (COVID-19) seperti yang terjadi di sejumlah negara di Eropa. Jokowi meminta semua pihak untuk tetap waspada.

"Yang berkaitan dengan COVID, saya ingin menekankan sekali lagi hati-hati karena ini di Eropa muncul gelombang kedua yang naiknya sangat drastis sekali. Jadi jangan sampai kita teledor, jangan kita kehilangan kewaspadaan sehingga kejadian itu terjadi di negara kita," kata Jokowi saat menyampaikan arahan dalam sidang kabinet paripurna seperti ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/11/2020).

Jokowi mengatakan kasus Corona di sejumlah negara di Eropa mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Jokowi meminta fenomena gelombang kedua Corona di Eropa menjadi perhatian semua pihak.

"Saya lihat beberapa negara. Prancis melompatnya dari berapa ke berapa, Italia juga melompatnya, Inggris, Jerman, Spanyol, ada kenaikan yang sangat drastis, ini agar menjadi perhatian kita semuanya dan kehati-hatian kita semuanya," kata Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga menyampaikan mengenai rata-rata kasus Corona di Indonesia yang berada di bawah rata-rata dunia. Jokowi berharap kasus positif Corona di Indonesia bisa terus ditekan.

"Kita memiliki kasus aktif sebesar 13,78 persen, rata-rata dunia kasus aktif dunia 25,22 persen. Ini yang terus harus tekan, sehingga angka 13,78 persen ini bisa kita perkecil lagi. Kemudian juga tingkat kesembuhan yang semakin baik kita sekarang di angka 82,84 persen, rata-rata dunia 72 persen, jadi angka kesembuhan kita lebih ini juga agar diperbaiki lagi," ujar dia.

Simak halaman berikutnya terkait sorotan Jokowi soal angka kematian Corona di Indonesia.