Pilu Walkot Jambi Kehilangan Putra yang Meninggal dalam Kondisi Corona

Ferdi Almunanda - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 13:27 WIB
Kisah sedih Wali Kota Jambi kehilangan anak bungsu yang meninggal dalam kondisi Corona
Anak bungsu meninggal dalam kondisi Corona, Wali Kota Jambi merasa sangat kehilangan. (Dok Istimewa)
Jambi -

Wali Kota (Walkot) Jambi Syarif Fasha mengenang sosok anak tercintanya, Muhamad Fabiansyah Putra, yang meninggal dunia. Fasha mengenang sosok anak bungsunya itu setelah 40 hari kepergiannya akibat sakit ginjal dan dalam kondisi positif virus Corona (COVID-19).

"Anakku empat puluh hari kau pergi meninggalkan kami. Dari-Nya kau datang. Kepada-Nya kau kembali. Tinggalah kami menata hati yang retak, terserak," tulis Fasha dalam kutipan video kenangan bersama anak bungsunya seperti dilihat detikcom, Sabtu (31/10/2020).

Kenangan indah sosok almarhum Fabiansyah itu di-posting oleh Fasha di akun Instagram pribadinya. Fasha terlihat masih tidak percaya akan kepergian anaknya yang begitu cepat. Ia bahkan mengenang momen-momen pribadinya bersama Fabiansyah untuk mengobati rasa rindu.

Selain mengungkapkan rasa rindunya kepada Fabiansyah, Fasha menyebut kepergian putranya itu bagaikan mimpi buruk yang dialaminya. Ia bahkan menginginkan agar sosok anaknya itu kembali di pelukannya dan bercengkerama bersama keluarga tercinta.

Kisah sedih Wali Kota Jambi kehilangan anak bungsu yang meninggal dalam kondisi CoronaKisah sedih Wali Kota Jambi kehilangan anak bungsu yang meninggal dalam kondisi Corona. (Dok Istimewa).

"Anakku empat puluh hari kepergianmu, kadang aku masih berharap ini hanya mimpi buruk yang singkat. Kerap aku berharap terjaga dan kembali menemukanmu ada di sisi. Tetapi ini bukan mimpi, air mata itu kadang diam-diam mengalir di pipi, saat sadar kau tak akan pernah kembali lagi," ucap Fasha.

"Saat-saat seperti itu hanya bentangan sajadah tempat kuberserah diri, kutadahkan tangan ini nak. Tangan yang rasanya tak pernah cukup menuntunmu hingga keperaduan terakhirmu. Tangan yang gemetar menyambut kehadiranmu di dunia ini. Tangan ini pula yang bergetar mencoba mengiklaskanmu sendiri dalam liang lahat yang gelap," lanjutnya.

Simak video 'Vaksin Bukan Kunci Utama Penanganan Corona':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2