Akhyar Dilaporkan ke Bawaslu Usai Diduga Mau Pukul Panwas, Timses Membela

Ahmad Arfah - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 11:22 WIB
Akhyar Nasution (Datuk Haris-detikcom)
Foto: Akhyar Nasution (Datuk Haris-detikcom)
Medan -

Calon Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, dilaporkan ke Bawaslu Medan usai diduga mau memukul anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Timses membela dan menyebut Akhyar tak mungkin sembarangan mau memukul orang.

Sekretaris Timses Akhyar-Salman, Wasis Wiseso Pamungkas, mengatakan kejadian itu berawal saat Akhyar menghadiri salah satu acara di Medan Deli. Menurut Wasis, Akhyar hadir ke acara tersebut bukan untuk kampanye, melainkan acara keluarga.

"Itu pada dasarnya acara keluarga, arisan pejuang Legiman. Di situ hadir dari anak, cucu sampai cicit itu ada semua. Jadi bukan aktivitas kampanye sebetulnya. Jadi kan bukan hal yang harus dilaporkan ke pihak penyelenggara," kata Wasis, Jumat (30/10/2020).

Dia mengatakan ada anggota Panwas tingkat kelurahan yang hadir dan memberi teguran terkait kegiatan itu. Penyelenggara acara tak terima karena merasa acara yang digelar adalah acara keluarga.

"Ada panwas kelurahan memang datang ke sana memberikan teguran tentang beberapa hal yang dinilai pihak panitia, maupun keluarga besar ini terlalu mengada-ada. Seperti adanya anak-anak di bawah umur, itu anak-anak itu ya itu kan bagian dari keluarga itu. Memang kan acaranya acara keluarga, bukan bagian dari kampanye. Jadi, Pak Akhyar datang ke situ juga pakai sepeda motor kan, jadi bukan dalam rangka kampanye," tuturnya.

Wasis menyebut pihak Panwas kelurahan memberi peringatan tertulis. Dia mengatakan Akhyar merasa terganggu karena acara yang dihadirinya bukan kampanye.

"Kehadiran itu cukup mengganggu dan tegurannya juga disampaikan dengan cara yang kurang komunikatif gitu. Sehingga pihak keluarga cukup terganggu.
Pejuang Legiman ini keluarga besarnya Pak Akhyar. Legiman itu pejuang kemerdekaan di Mabar, Medan (kawasan) utara lah," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2