Kemlu Keluarkan Imbauan ke WNI soal Status Darurat Prancis

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 07:51 WIB
Plt Jubir Kemlu Teuku Faizasyah.
Foto: Plt Jubir Kemlu Teuku Faizasyah. (Andhika-detikcom)
Jakarta -

Perdana Menteri Prancis, Jean Castex, mengumumkan bahwa tingkat siaga keamanan Prancis kini dinaikkan ke level 'darurat' usai aksi penyerangan di Gereja Notre Dame, Nice. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pun mengeluarkan imbauan untuk warga negara Indonesia (WNI) di Prancis menyikapi status darurat tersebut.

"Sudah (mengeluarkan imbauan) dan terus diingatkan dari waktu ke waktu. KBRI juga sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan aparat keamanan untuk memastikan WNI aman," kata Plt Juru Bicara Kemlu RI Teuku Faizasyah kepada wartawan, Jumat (30/10/2020).

Faizasyah tak menjelaskan apa persisnya imbauan yang diberikan kepada WNI di Prancis. Ia mengatakan imbauan itu akan diperbarui sesuai perkembangan kondisi yang terjadi.

"Imbauan dikeluarkan dari waktu ke waktu dan terus di-update," ujarnya.

Faizasyah menyebut ada 25 WNI yang tinggal di Kota Nice dan sekitarnya. Ia memastikan WNI dalam keadaan aman.

"Sejauh ini dilaporkan WNI aman. Ada 25 WNI di Nice," kata Faizasyah.

Sebelumnya, Perdana Menteri Prancis, Jean Castex, mengatakan bahwa respons pemerintah terhadap serangan penusukan di kota Nice akan "tegas, keras, dan segera". Castex pun mengumumkan bahwa level/tingkat siaga keamanan negara tersebut kini dinaikkan ke level "darurat".

Level "darurat" berarti "tingkat kewaspadaan maksimum" yang diperlukan jika ada ancaman yang akan datang atau segera setelah serangan, demikian menurut situs web pemerintah Prancis seperti dilansir CNN, Kamis (29/10).

Indonesia pun mengecam aksi teror di gereja Prancis yang menewaskan tiga orang tersebut. Indonesia turut menyampaikan duka cita kepada para korban penyerangan.

"Indonesia mengecam aksi teror di Nice, Prancis pada tanggal 29 Oktober 2020 sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat, yang telah mengakibatkan 3 orang meninggal dan beberapa luka-luka," tulis Kemlu, melalui situs resmi dan akun Twitternya, seperti dilihat detikcom, Jumat (30/10).

"Indonesia menyampaikan simpati dan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban," lanjutnya.

Tonton video 'Datangi TKP Penusukan di Nice, Macron: Prancis Diserang Teroris Islam':

[Gambas:Video 20detik]



(azr/mae)