NSS: Putri Tanjung Bicara soal Self Love hingga Karya dengan Yura Yunita

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 23:29 WIB
Putri Tanjung berbincang dengan Yura Yunita di program NSS episode 10.
Putri Tanjung berbincang dengan Yura Yunita di program NSS episode 10. (Foto: Tangkapan layar YouTube CXO Media)
Jakarta -

Program Ngobrol Sore Semaunya (NSS) masuk episode 10, kali ini Putri Tanjung berbincang dengan Yura Yunita. Putri dan Yura berbicara soal karya hingga perihal mencintai diri sendiri.

Perbincangan Putri dengan Yura ini ditayangkan di akun YouTube CXO Media, Kamis (29/10/2020). Di awal perbincangan, Putri menanyakan soal langkah kecil yang diambil Yura sebelum menapaki karier sebagai penyanyi.

Menjawab hal itu, Yura bercerita soal lagu yang ditulis kala usianya masih 15 tahun. Putri pun turut mengisahkan saat dirinya dipanggil sang ayah, Chairul Tanjung, di umur 15 tahun dan diminta mencoba semua hal serta bangga pada diri sendiri.

"Ini mungkin sederhana ya, tapi waktu kecil gue berani ngambil kelas piano klasik di saat yang lain main, gue di umur 4 tahun ambil kelas piano klasik sampai SMP, terus waktu SMP udah mulai berani punya karya sendiri. Karena namanya musisi kan harus punya karya sendiri, dari umur 15 tahun gue udah bikin karya sendiri," ujar Yura.

Yura menceritakan prinsip yang ditanamkan ibunya sedari kecil bahwa perempuan harus mandiri terpatri di benaknya. Hal itu yang akhirnya membuay Yura menjadi perempuan mandiri dan terus berkarya.

Putri dan Yura lalu berbincang soal tantangan yang dihadapi di masa pandemi COVID-19, di mana mereka harus memutar otak dan selalu berinovasi dalam berkarya.

"Tapi kan malah jadi sesuatu yang fresh, wah lebih menarik lagi dari sebelumnya. Jadi buat temen-temen yang bilang 'aduh kayaknya gue nggak ada kesempatan', pasti ada, celahnya itu pasti deh ketemu. Kita bisa bikin terus, apa lagi, karya lagi, inovasi lagi," kata Yura.

Putri juga menanyai Yura soal mencintai diri sendiri atau self love. Yura menurutkan dirinya berusaha menerima dan menghargai kelebihan dan kekurangan agar lebih bahagia.

"Menghargai dan menerima semua kekurangan dan kelebihan kita itu menurut aku self love. Misalnya kalau dulu kita 'wah gue nggak self love, kurang ini, ini'. Tapi kalau misalnya kita nerima, 'oke badan gue curvy, emang kayak gini'. Terus kalau misalnya gue punya kekurangan ini dan lainnya, kalau kita nerima malah pancaran yang kita pancarkan ke luar juga malah bikin kita lebih happy. Aura juga jadi lebih bagus," tutur Yura.

[Gambas:Youtube]

(azr/idh)