Sentil GBK, Imam Besar Cerita Saat Minta Renovasi Istiqlal ke Jokowi

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 18:17 WIB
Inilah wajah teranyar Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara yang dapat menampung 200.000 jamaah usai di renovasi.
Foto: Grandyos Zafna/detikcom

"Terus saya nyeletuk, 'Bapak, kapan kiranya Masjid Istiqlal, belum pernah tersentuh.' 'Oh iya', maka jalanlah beliau dan saya tunjukkan bahwa, 'Pak, itu sudah kumuh,' dan maka inilah hebatnya beliau," sambungnya.

Nasaruddin menyebut permintaan renovasi ini tidak menunggu waktu lama untuk direalisasi. Pada hari yang sama, dia mengaku langsung dihubungi Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono untuk persiapan renovasi.

"Belum (Jokowi) sampai Istana, belum setengah jam habis ketemu dari sini, saya ditelepon oleh Menteri PUPR. 'Pak imam besar, saya mau menghadap.' Saya bilang, 'Pak, kamilah yang menghadap, saya rakyat Bapak Menteri.' 'Nggak, saya dapat perintah Bapak Presiden diminta untuk merenovasi Masjid Istiqlal.' Sedemikian cepatnya itu Pak Jokowi. Tidak lama kemudian, datanglah dengan lengkap didampingi seluruh dirjen, keliling apa-apa yang mau diperbaiki," ujarnya.

Nasaruddin mengaku salut kepada Jokowi karena telah bergerak cepat. Menurutnya, saat itu Istiqlal langsung ditutup untuk proses renovasi.

"Saya salut sama beliau dalam tempo yang sangat singkat, mungkin saya nggak tahu bagaimana sistem penganggarannya, langsung tidak lama setelah itu dipasang tanda-tanda bahwa ini akan direnovasi. Waktu itu terpaksa kita tutup Istiqlal," tuturnya.

Saat ini, renovasi Istiqlal sendiri disebut telah hampir selesai dan siap kembali dibuka untuk umum.

"Bertepatan dengan penutupan itu, juga datang COVID, nah jadi sepertinya Allah mengatur semuanya begitu, begitu COVID ini akan selesai, pembangunan ini juga sudah hampir rampung dan bisa dibuka buat umum, subhanallah," pungkasnya.


(dwia/idh)