Bukan Manjakan, Jokowi Dinilai Beri Kesempatan ke Kaum Milenial

Elza Astari Retaduari - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 15:47 WIB
5 Tahun Jokowi-JK dan 1 Tahun Jokowi-Maruf Amin baru saja dilewati. Berikut serba-serbi pencapaian para tokoh tersebut untuk Indonesia.
Presiden Jokowi. (Tim detikcom)
Jakarta -

Privilege dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada kaum milenial menjadi perhatian Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Muncul anggapan Jokowi memanjakan generasi milenial, benarkah?

Pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai Presiden Jokowi tidak memanjakan kaum milenial. Namun, Jokowi dianggap memang memberikan banyak kesempatan besar kepada generasi muda.

"Memanjakan sih bukan kata yang tepat, tapi memberikan kesempatan yang tidak biasa. Artinya memberi kesempatan yang kesempatan itu adalah kesempatan yang luar biasa yang tidak pernah diberikan oleh presiden-presiden lain," ujar Hendri kepada wartawan, Kamis (29/10/2020).

Meski begitu, pria yang akrab disapa Hensat ini setuju dengan pernyataan Megawati. Presiden ke-5 RI itu meminta Jokowi tak terlalu memanjakan kaum milenial.

"Tapi omongan Bu Mega itu ada benarnya, sebaiknya menteri-menteri milenial lebih unjuk gigi. Kan belum ada itu giginya itu menteri-menteri milenial," tuturnya.

Hensat menilai pernyataan Megawati itu seharusnya menjadi cambuk bagi generasi milenial di barisan Kabinet Indonesia Maju. Para menteri milenial ditantang untuk lebih unjuk gigi lagi.

"Jadi yang harus menjawab komentar Bu Mega itu bukan Pak Jokowi, tapi para menteri milenial," kata Hensat.

"Buktikan dong kalau generasi milenial memang seperti yang diagung-agungkan dan digaung-gaungkan bahwa generasi unggul, pekerja keras dan kreatif," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2