Round-Up

Sumbangsih Milenial untuk Bangsa Dipertanyakan Mega

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 07:16 WIB
Jakarta -

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mempertanyakan sumbangsih kaum milenial saat ini. Hal itu buntut dari kekesalan Megawati atas aksi unjuk rasa yang berujung perusakan halte TransJakarta beberapa waktu lalu.

Megawati mengungkapkan itu saat memberikan sambutan di acara peresmian beberapa kantor PDIP di daerah yang ditayangkan secara virtual, Rabu (28/10/2020). Megawati heran dengan peristiwa perusakan saat demo itu. Dia lantas meminta ke Presiden Jokowi untuk tidak memanjakan kamu milenial.

"Anak muda kita aduh saya bilang sama presiden, jangan dimanja, dibilang generasi kita adalah generasi milenial, saya mau tanya hari ini, apa sumbangsihnya generasi milenial yang sudah tahu teknologi seperti kita bisa viral tanpa bertatap langsung, apa sumbangsih kalian untuk bangsa dan negara ini?," kata Megawati.

"Masa hanya demo saja, nanti saya dibully ini, saya nggak peduli, hanya demo saja ngerusak, apakah ada dalam aturan berdemo, boleh saya kalau mau debat," lanjutnya.

Dia mengatakan aksi unjuk rasa turun ke jalan atau demonstrasi memang telah diizinkan sejak reformasi. Tapi menurutnya, tidak sampai merusak fasilitas umum.

"Ada aturan dalam demo diizinkan karena ketika reformasi, kita masuk ke dalam alam demokrasi, ya," ujarnya.

"Tapi adakah, jawab, aturannya bahwa untuk merusak, nggak ada, kalau ada orang bilang ada bu, mana dia, sini, sini kasih tau sama saya," lanjut Mega.

Meski begitu, Megawati menyarankan agar sebaiknya menyampaikan aspirasi melalui DPR.

"Saya bilang ngapain sih kamu demo-demo. Kalau enggak cocok ,pergi ke DPR. Di sana ada RDP itu terbuka bagi aspirasi. Kalian ini orang politik atau bukan.... Sekarang kamu bayangkan keluargamu, anak-anakmu dibuat seperti itu. Kalau enggak ada rasa sakit hati, bohong! Manusia sama aja, dibuat Allah SWT itu sama. kita yang membuatnya berbeda. Camkan lho," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2