Ini Protokol Kesehatan COVID-19 yang Wajib Dilakukan Pengunjung TMII

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 12:08 WIB
Penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung TMII
Penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung TMII. (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) terhadap para pengunjung. Pengelola TMII juga terus mengingatkan pengunjung soal penerapan protokol kesehatan melalui pengeras suara.

Pantauan detikcom, Kamis (29/10/2020), sepeda motor dan mobil pengunjung disemprot disinfektan terlebih dahulu sebelum memasuki area TMII. Alat penyemprot cairan disinfektan berjalan secara otomatis sehingga pengendara hanya perlu memperlambat laju kendaraan, tanpa harus berhenti.

Di loket masuk, para pengunjung juga harus melewati tahap pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun. Jika suhu tubuh normal, pengunjung dipersilakan masuk oleh petugas.

Ketika sudah memasuki kawasan TMII, para pengunjung wajib selalu memakai masker. Mereka juga diminta mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak dari pengunjung lainnya agar aman dari penularan Corona, minimal 1 hingga 1,5 meter.

Petugas di pusat informasi terdengar selalu mengingatkan pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan. Imbauan itu disiarkan lewat pengeras suara.

"Selamat pagi, selamat datang kepada para pengunjung Taman Mini Indonesia Indah. Terima kasih atas kunjungannya. Kami dari manajemen TMII, jajaran Polsek Metro Cipayung, dan jajaran Satpol PP Cipayung mengharapkan peran serta pengunjung untuk memutus rantai COVID-19, untuk mencegah penularan virus Corona, menuju tatanan kehidupan baru, menuju Indonesia sehat," ujar salah satu petugas informasi.

"Kami harapkan tetap tertib melaksanakan protokol kesehatan. Demi kebaikan, demi kesehatan, maka selalu jaga jarak, sering cuci tangan, hindari kerumunan. Apabila ada gangguan kesehatan segera berkonsultasi ke klinik Taman Mini Indonesia Indah," tambahnya.

Kepala Humas TMII Sahda Silalahi mengaku bahwa petugas memang diharuskan mengingatkan pengunjung secara berkala. Bahkan, mereka diperintahkan tidak ragu menegur para pengunjung yang melanggar protokol kesehatan.

"Di dalam sendiri petugas kita gugus tugas COVID-19 di TMII secara berkala beepatroli untuk mengingatkan pengunjung agar tidak lalai protokol kesehatan. Itu dengan mobil keliling dan pengeras suara," kata Sahda saat ditemui detikcom.

Poster berisi saran penggunaan masker juga terlihat tersebar di sejumlah titik di kawasan TMII. Sahda berharap, dengan dipasangnya poster, kesadaran pengunjung akan pentingnya melakukan protokol kesehatan selama di area TMII bisa meningkat.

Penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung TMIIPenerapan protokol kesehatan bagi pengunjung TMII. (Adhyasta Dirgantara/detikcom)

Pengunjung Turun Drastis di PSBB Transisi Jilid 2

Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Transisi Jilid 2 mengakibatkan pengunjung TMII turun drastis. Kahumas TMII Sahda Silalahi mengatakan pengunjung TMII hanya berada di kisaran seribu orang saat hari kerja.

"Kalau dampak sih ada. Biasanya kalau hari biasa di hari kerja biasanya di masa transisi ini di kisaran seribu. Tapi kemarin hari 1 long weekend mencapai 3 ribu pengunjung," ucap Sahda kepada detikcom di TMII, Kamis (29/10/2020).

Meski demikian, selama pandemik COVID-19 TMII memang diharuskan membatasi jumlah pengunjung per harinya. Bahkan hal tersebut juga berdampak pada kapasitas pengunjung di setiap area rekreasi.

"Ada. Kita mengikuti anjuran pemerintah yang membatasi pengunjung di taman rekreasi itu 25% dari kapasitas. Dan kita setiap hari menerima pengunjung maksimal 20 ribu," tutur Sahda.

Bagaimanapun juga pengunjung TMII di masa PSBB Transisi Jilid 2 belum pernah menyentuh angka 20 ribu pengunjung. Paling banyak di kisaran 9 ribu orang.

"9 ribu. Itu hari Minggu kemarin tanggal 25. 9 ribuan orang," pungkasnya.

(aud/aud)