Bamsoet Dapat Penghargaan Rising Star of Democracy

Yudistira Imandiar - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 11:42 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan pencegahan COVID-19 dalam penyelenggaraan Pilkada serentak tidak hanya fokus pada 270 daerah yang menyelenggarakan, melainkan juga kabupaten dan kota lainnya.
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendapatkan penghargaan 'Rising Star of Democracy' dari Anugerah Teropong Democracy Award 2020, yang diselenggarakan oleh Teropong Senayan. Penghargaan tersebut memacu Bamsoet untuk terus menjaga jalannya demokrasi.

"Terlepas dari pasang surut, demokrasi memastikan suksesi kepemimpinan berjalan damai. Tanpa perpecahan apalagi pertumpahan darah. Karenanya, tak boleh ada makar apalagi perebutan tongkat kepemimpinan nasional yang tak sesuai konstitusi. Siapapun yang ingin melakukan makar, kudeta, maupun tindakan inkonstitusional, akan berhadapan dengan MPR RI sebagai Rumah Kebangsaan yang selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan, serta penjaga konstitusi dan keberagaman bangsa," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (29/10/2020).

Bamsoet menjelaskan demokrasi di Indonesia mengalami pasang surut dalam satu dekade terakhir. Hal itu tercermin dari angka indeks demokrasi yang mengukur tiga aspek, antara lain kebebasan sipil, hak-hak politik, dan lembaga demokrasi.

"Sebagai gambaran, Indeks Demokrasi Indonesia selama kurun waktu antara tahun 2009 hingga 2020 telah mengalami penurunan empat kali. Yakni pada tahun 2010, tahun 2012, tahun 2015, dan tahun 2016. Sedangkan pada awal Agustus 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Demokrasi Indonesia berada di angka 74,92 atau meningkat dari tahun 2019 sebesar 72,39," urai Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 ini mengatakan turunnya indeks demokrasi juga menunjukkan saat ini demokrasi Indonesia belum berada pada level kemapanan. Meskipun, menurutnya gambaran kondisi dan kualitas kehidupan demokrasi yang aktual tidak hanya terukur dari angka-angka.

"Namun setidaknya besaran indeks tersebut memberikan gambaran apakah kondisi kehidupan demokrasi kita semakin baik atau sebaliknya, semakin buruk," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini juga mengapresiasi peran media massa yang turut memberikan warna serta menjadi salah satu pilar bagi demokrasi. Ia menilai media massa tidak semata-mata menjadi institusi penyebarluasan informasi bagi public, tetapi juga merepresentasikan fungsi kontrol, fungsi kritik, sekaligus memberikan ruang bagi partisipasi publik.

"Melalui jangkauan dan tingkat aksesibilitas yang luas, media massa juga mempunyai peran strategis dalam membangun wawasan dan kedewasaan berpolitik bagi masyarakat," kata dia.

Sebagai informasi dalam Teropong Democracy Award 2020, sejumlah tokoh juga mendapatkan perhargaan. Dalam kategori Nasional Figure penghargaan diberikan kepada KH. Ma'ruf Amin, Muhammad Hidayat Nur Wahid, Abraham Samad, dan Sudirman Said. Di kategori Hope of Democracy diberikan kepada Jazuli Juwaini, Edhie Baskoro Yudhoyono, Ahmad Riza Patria serta Bahlil Lahadalia. Sementara itu pada kategori Rising Star of Democracy selain Bamsoet, penghargaan juga diberikan kepada Agus Harimurti Yudhoyono, Benny Rhamdani, Anies Rasyid Baswedan, Ahmad Syaikhu dan Jenderal Purnawirawan TNI Gatot Nurmantyo.

Simak juga video 'Bamsoet Ingatkan Ancaman Resesi Ekonomi Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)