Cek Titik Sumbatan Banjir, Wagub DKI Minta Jembatan di Kebon Pala Diperbaiki

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 20:09 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau titik rawan banjir di Kebon Pala, Jakarta Timur. Wagub DKI meminta jembatan Zaman Belanda di Kebon Pala diperbaiki karena menjadi salah satu titik sumbatan air penyebab banjir.

"Jadi kami ada beberapa program di antaranya adalah mencari titik-titik sumbatan di setiap titik-titik banjir seperti di sini ternyata setelah kita tinjau ada titik-titik sumbatan di mana kali yang menurut Pak Lurah dan Pak RW perlu dicarikan solusi untuk memperluas volume buangan air, ternyata memang kalinya tertahan oleh jembatan yang sudah lama sejak lama sekali, sejak zaman Belanda kalau lihat bangunan jembatannya itu perlu kita perbaiki," kata Riza kepada wartawan, Rabu (28/10/2020).

Riza melakukan kunjungan didampingi anggota DPR RI Anis Byarwati, anggota DPRD DKI Jakarta Syarif, Plt Kepala BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto, Kadis SDA DKI Juaini Yusuf, dan Lurah Kebon Pala Sigit Darmanto.

Riza menyebut pada awal 2020, kawasan Kebon Pala mengalami banjir hingga 5 meter. Untuk itu, jembatan yang menjadi salah satu titik sumbatan air harus segera diperbaiki.

"Mungkin jembatan yang harus diganti, ditinggikan sehingga aliran air yang melewati jembatan tersebut bisa lebih besar volumenya karena dengan kondisi seperti sekarang air yang melewati tertahan oleh jembatan sehingga berbalik arah ke lingkungan warga sehingga warga tergenang bisa sampai 3 sampai 4-5 meter kalau terjadi banjir besar seperti tahun 2020 awal yang lalu," sebut Riza.

Riza kemudian melanjutkan peninjauan ke kawasan Kalimalang, Jakarta Timur. Di sini, Riza mencari kemungkinan adanya titik-titik sumbatan air.

Dalam kesempatan ini, Riza mengatakan Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mengatasi banjir mulai dari membangun sumur resapan hingga pengerukan sungai. Di sisi lain, dia mengimbau warga agar turut menjaga kebersihan lingkungan.

"Yang paling penting dari semua adalah dukungan dari seluruh warga Jakarta untuk selalu tidak membuang sampah sembarangan buanglah sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan sekitar dengan melakukan pengerukan, pembersihan, volume-volume tempat air yang ada seperti selokan, got-got di sekitar rumah," ucapnya.

(idn/idn)