Hari Sumpah Pemuda, Massa Tolak Omnibus Law di Patung Kuda Pakai Baju Adat

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 11:32 WIB
Massa aksi tolak Omnibus Law pakai baju adat
Massa aksi menolak omnibus law memakai baju adat. (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Massa dari Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) menggelar aksi menolak omnibus law UU Cipta Kerja di Patung Kuda, Jakarta. Menggelar aksi di hari Sumpah Pemuda, sejumlah buruh tampak mengenakan pakaian adat Indonesia

Pantauan detikcom di lokasi, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2020), massa baru melakukan orasi sekitar pukul 10.40 WIB meski mereka datang sejak pagi. Massa tersebut datang dari Jabodetabek dan Surabaya.

Selain menggunakan atribut dari federasi, massa buruh menggunakan baju adat Indonesia. Terlihat, ada yang menggunakan baju adat Betawi, Sumatera Barat, Lampung, Jawa, Bali, dan Madura.

Mereka membawa spanduk bertulisan 'cabut omnibus law demi anak cucu'. Saat ini, massa masih melakukan orasi di mobil komando.

Massa aksi tolak Omnibus Law pakai baju adatMassa aksi tolak omnibus law pakai baju adat. (Ilman/detikcom)

Massa kemudian diminta oleh orator berbaris dengan rapi dan menjaga jarak. "Tetap jaga jarak agar terhindar dari COVID-19," kata orator.

Salah seorang perwakilan massa, Ahmad Rajab, mengatakan baju adat dikenakan sekaligus sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda. Ahmad sendiri mengenakan baju adat Betawi.

"Dalam rangka sumpah pemuda (pakai baju adat)," ucap Ahmad.

Perwakilan massa yang mengenakan baju adat kemudian naik ke atas mobil komando. Mereka lalu membacakan sumpah buruh.

(man/elz)