RS Polri Ungkap Alasan Fahrurrozi Ishaq Tolak Ruang VVIP Khusus COVID-19

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 07:47 WIB
Usai dilantik menjadi gubernur tandingan yang diusung oleh Gerakan Masyarakat Jakarta KH Fahrurozi Ishaq hari ini menggelar jumpa pers terkait program kerjanya dan rencananya untuk melakukan blusukan ke kampung-kampung, Jakarta (3/12/2014).Fahrurozi pun mengatakan dalam menjalankan amanah itu, dirinya siap blusukan ke kampung-kampung Jakarta.
Fahrurrozi (kanan) (Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta -

Rumah Sakit Polri menyebut almarhum Fahrurrozi Ishaq, 'Gubernur tandingan' Ahok, sempat menolak dirawat di ruang VVIP khusus COVID-19. Penolakan itu lantaran Fahrurrozi lebih nyaman dirawat di rumah.

"RS Polri sudah menyiapkan R.VVIP khusus COVID-19 untuk beliau, tapi tidak berkenan," kata Kepala Bid Pelayanan Medik Dan Keperawatan RS Polri Kombes Yoyok Witarto saat dihubungi, Selasa (27/10/2020).

Yoyok mengungkap almarhum Fahrurrozi dibawa ke RS Polri dalam keadaan yang mengarah ke Corona. Saat itu, menurutnya, Fahrurrozi pun dites swab dan terkonfirmasi positif Corona.

Saat itulah, Fahrurrozi menolak dirawat di ruang khusus COVID-19. Menurutnya, itu atas keinginan sendiri.

"Beliau tapi tidak berkenan, mungkin lebih nyaman di rumah," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Fahrurrozi Ishaq meninggal dunia pada Selasa (27/10). Sebelum tutup usia, Fahrurrozi sempat menjalani tes swab PCR di RS Polri dan hasilnya dinyatakan positif terpapar Corona.

"Beliau (Fahrurrozi Ishaq) hasil swab di RS Polri confirm COVID-19," kata Kabid Pelayanan Medis dan Perawatan RS Polri Kombes Pol Yayok Witarto saat dikonfirmasi detikcom.

Fahrurrozi 'Gubernur Tandingan Jakarta' Meninggal Akibat COVID-19:

[Gambas:Video 20detik]



(maa/imk)