Rapat Paripurna Pengesahan APBD-P DKI 2020 Digelar Selasa 3 November

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 16:48 WIB
Kursi di rapat paripurna DPRD banyak yang kosong karena 4 fraksi walkout
Foto: Ilustrasi sidang paripurna DPRD DKI Jakarta. (M Ilman/detikcom).
Jakarta -

DPRD bersama Pemprov DKI Jakarta telah sepakat dengan isi dari APBD Perubahan (APBD-P) 2020. APBD-P DKI 2020 itu akan disahkan dalam rapat paripurna DPRD DKI pekan depan.

"Paripurna Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Selasa 3 November," ujar Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI, Abdul Aziz kepada wartawan, Selasa (27/10/2020).

Abdul Aziz mengatakan APBD-P 2020 saat ini masih belum masuk dalam pembahasan di rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI. Apabila Bamus DPRD DKI telah menggelar rapat, baru bisa dilakukan rapat paripurna.

"Karena harus ada Bamus dulu, jadi Bamus dulu rapat," jelas politikus PKS itu.

Meski demikian, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta itu mengaku tidak mengetahui secara rinci berapa total anggaran yang ada di APBD-P DKI Jakarta. "Saya nggak terlalu ingat angkanya," tutur Aziz.

Diketahui, DPRD DKI bersama Pemprov DKI Jakarta menggelar rapat soal APBD-P di Resort Grand Cempaka, Puncak, Kabupaten Bogor, Senin (26/10). Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, Basri Baco mengatakan putusan itu sudah final.

Meski demikian, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI ini mengaku tidak mengetahui secara rinci berapa anggaran yang ada di APBD Perubahan DKI 2020. Menurut Baco, dalam perubahan APBD-P DKI 2020 itu ada keputusan untuk mencairkan dana cadangan dan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sempat ditolak oleh sejumlah fraksi lantaran ada alokasi untuk sejumlah proyek yang dianggap tidak prioritas seperti melanjutkan proyek Jakarta International Stadium (JIS) dan Taman Ismail Marzuki (TIM).

"Aduh saya nggak hapal. Yang pasti itu dana PEN, cadangan daerah cair semua. Padahal sempat kita tolak," ucapnya.

Baco mengatakan, dana cadangan daerah yang akan cair sebesar Rp 1,4 triliun. Kemudian untuk dana PEN pada 2020 akan cair sebesar Rp 3,2 triliun.

(man/elz)