Siswa SMPN 286 Jakbar Tak Bisa UTS karena Tak Punya HP, Walkot Turun Tangan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 14:58 WIB
Siswa sekolah dasar dan menengah belajar daring di Masjid Al Ikhlas, Jl Kucica, Sektor 9, Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (13/8/2020). Belajar online di masjid dilakukan karena pengurus masjid memberikan fasilitas WiFi gratis untuk belajar.
Foto Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Seorang siswa SMP Negeri 286 Jakarta Barat, Aditya Akbar, tidak bisa mengikuti ujian sekolah lantaran tak memiliki telepon seluler atau handphone (HP). Nasib tak mengenakkan Aditya itu dirasakan saat pertama kali menjadi siswa baru di SMP 286 hingga tak bisa mengikuti ulangan tengah semester (UTS).

"Mulai belajar daring sebenarnya dari kelas VI SD. Dulu ada 'handphone' bapak, tapi sekarang udah nggak ada karena rusak pas masuk SMP," kata Aditya seperti dilansir dari Antara, Selasa (27/10/2020).

Ayah Aditya tak bisa membelikan handphone untuk menunjang kegiatan belajar karena terkena PHK di bengkel tempatnya bekerja sejak pandemi COVID-19. Penghasilan ayahnya kurang dari Rp 100.000 dalam sehari sehingga tidak memungkinkan untuk membeli ponsel.

Pihak sekolah telah mendatangi rumah petak Aditya di Jalan Cempaka Bawah, Kota Bambu Utara, Palmerah, pada Jumat (23/10). Namun pihak SMP Negeri 286 tak bisa berbuat banyak kepada Aditya dan keluarga.

"Pihak sekolah datang ke sini, karena saya tidak ikut sekolah daring dan ulangan," kata Adit.

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mendengar kendala yang dihadapi Aditya. Dia akan menindaklanjuti persoalan tersebut.

"Kami tindak lanjuti, nanti saya akan diskusikan dan komunikasikan terkait hal itu," kata Uus.

Selanjutnya
Halaman
1 2