Dapat Bantuan Alat PCR, Pemkab Badung Target Periksa 3.000 Sampel/Hari

Inkana Putri - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 21:21 WIB
Ilustrasi Tes Swab
Foto: Ilustrator: Mindra Purnomo
Jakarta -

Guna mengatasi persoalan COVID-19 di Kabupaten Badung, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan memberikan bantuan satu unit alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk memeriksa sampel swab.

Terkait hal ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa mengatakan pihaknya akan menargetkan memeriksa hingga 3.000 sampel swab dalam sehari. Dengan demikian, pemeriksaan sampel swab dapat dipercepat sehingga rantai penyebaran COVID-19 dapat segera terputus.

"Kita menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB, karena dalam waktu dekat ini akan datang bantuan alat PCR. Untuk menambah kekuatan Rumah Sakit Mangusada supaya nantinya saat melakukan pemeriksaan sampel swab terhadap masyarakat tidak ada kendala lagi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (23/10/2020).

Hal tersebut ia sampaikan saat menerima kunjungan perwakilan BNPB Pusat, Brigjen TNI Agung Hermawanto di Puspem Badung. Lebih lanjut Wayan menjelaskan guna mencapai target pihaknya juga akan menambah petugas yang akan mengoperasikan alat PCR tersebut.

"Saya akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Mangusada agar menambah tenaga kesehatan untuk mengoperasikan alat ini," katanya.

Di sisi lain, Agung mengatakan dalam rangka mempercepat deteksi COVID-19, pemerintah pusat akan terus menyalurkan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) dan laboratorium di daerah.

"Atas perintah Presiden Jokowi, Pemerintah Pusat melalui Satgas Penanganan COVID-19 dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah dan akan terus menyalurkan mesin PCR dan laboratorium guna percepatan dan pemerataan uji spesimen berbasis reagen kepada pemerintah daerah," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr. Nyoman Gunarta menjelaskan bantuan alat PCR yang diberikan BNPB sudah lengkap dengan peralatan lainnya sehingga Pemkab Badung hanya perlu mempersiapkan tenaga pemeriksaan, serta ruangan laboratorium.

"Pihak BNPB memberikan bantuan secara keseluruhan terkait alat PCR tersebut. Termasuk reagennya juga dibantu BNPB," katanya.

Ia menambahkan Dinkes Kabupaten Badung akan lebih memaksimalkan alat-alat tersebut untuk mendeteksi dan mengatasi persoalan COVID-19 yang ada di Badung.

"Kami akan maksimalkan bantuan peralatan dan sarana yang diberikan oleh BNPB untuk mendeteksi dan mengatasi permasalahan COVID-19," pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut turut hadir Kepala Kesehatan Kodam Udayana Kolonel Ckm dr Made Mardika.

(akn/ega)