Eep PolMark: Kami Sudah Kembalikan Dana Kerja Sama Rp 2,05 M ke Erwin Aksa

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 19:13 WIB
Eep Saefulloh Fatah
Foto: Eep Saefulloh Fatah (Agung Pambudhy)
Jakarta -

Founder dan CEO PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah mengaku telah mengembalikan dana kerja sama dengan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi)-A Rahman Bando. Eep menyebut dana kerja sama sebesar Rp 2,05 miliar telah diterima oleh Ketua Tim Pemenangan Appi-Rahman, Erwin Aksa.

"Merealisasikan niat yang sejak awal sudah saya tegaskan tersebut, kami sudah melakukan pengembalian seluruh dana kerja sama pendampingan terbatas pasangan Munafri- Rahman Bando yang pernah kami terima sebesar RP 2.050.000.000 (dua miliar lima puluh juta rupiah) pada tanggal 3 Oktober 2020. Sebagaimana tercatat dalam Berita Acara serah terimanya, seluruh dana tersebut sudah diterima oleh Saudara Erwin Aksa dan Saudara Munafri Arifuddin," kata Eep dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (23/10/2020).

Menurut Eep pengembalian dana kerja sama tersebut sebetulnya tidak bukan merupakan kewajiban PolMark Indonesia. Sebab, papar Eep, dalam kontrak kerja sama dengan tim Appi-Rahman diatur bahwasanya dana tersebut tidak dapat dikembalikan bila terjadi pemutusan kerja sama.

"Kewajiban pengembalian dana ini sama sekali tidak diatur di dalam kontrak kerja sama kami dengan pihak Saudara Erwin Aksa dan Saudara Munafri Arifuddin. Bahkan, di dalam kontrak kerja sama tersebut ditegaskan bahwa seluruh dana yang sudah diberikan bersifat nonrefundable (tidak dapat dikembalikan) manakala terjadi pengakhiran kerja sama," terang Eep.

Eep menyebut pengembalian dana kerja sama merupakan inisiatif pribadi dan PolMark sebagai sebuah lembaga. Mantan konsultan politik Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017 lalu menyebut pengembalian dana kerja sama kepada pihak Appi-Rahman dalam rangka menjaga integritas.

"Jadi. pengembalian dana ini sepenuhnya merupakan inisiatif saya dan PolMark Indonesia dalam rangka menjaga integritas, moralitas dan profesionalisme kerja kami. Hal ini sekaligus menjadi penegasan dari kami bahwa sesungguhnya kelayakan hubungan kemanusiaan, semacam pertemanan, semestinya diposisikan berada di atas dan mengatasi urusan kerja sama bisnis. Bagi kami, kerja sama bisnis yang meniadakan kelayakan hubungan kemanusiaan adalah kerja sama yang tak bermartabat," tutur Eep.

Seperti diketahui, sejak awal polemik antara Eep dengan Erwin, rencana pengembalian dana kerja sama sudah disampaikan. Eep mengaku telah menyampaikan niat mengembalikan dana kerja sama tersebut ke Erwin Aksa. Namun sebelumnya, dana yang disebut akan dikembalikan sebesar Rp 1,5 miliar.

"Atas nama persahabatan, untuk menghindari konflik yang lebih serius dan lebih besar di kemudian hari, saya merasa opsi mengundurkan diri dan mengembalikan dana adalah pilihan terbaik," ucap Eep dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9).

(zak/tor)