Diserang Residivis Pembantai Istri-Mertua, Polisi di Makassar Dirawat di RS

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 18:38 WIB
ilustrasi pembunuhan
Foto: Ilustrasi (dok. detikcom).
Makassar -

Personel Polsek Panakkukang, Kota Makassar diserang dengan parang oleh Daeng Lewa, pria yang tega membantai istri dan kedua mertuanya hingga kritis. Polisi yang diserang Daeng Lewa kini menjalani perawatan di RS Ibnu Sina.

"Anggota kami sekarang sudah di RS, informasi memang wajah dan kaki yang diserang menggunakan parang. Atas nama Bripka Zulkadri, anggota Resmob," ujar Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathur Rakhman saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (23/10/2020).

Menurut Kompol Jamal, Daeng Lewa langsung melarikan diri ke wilayah Pampang, Makassar usai membantai istri dan kedua mertuanya.

"Jajaran Polsek Panakkukang melakukan pencarian terhadap pelaku ini, karena informasi dari warga pelaku masih berkeliaran, melarikan diri namun dengan membawa parang," kata Kompol Jamal.

"Namun warga merasa terancam sehingga kami dari Polsek Panakkukang melakukan pencarian terhadap pelaku. Di perjalanan, dari informasi warga, kami menemukan pelaku yang bersembunyi di salah satu rumah di daerah Pampang," lanjutnya.

Namun saat hendak ditangkap Daeng Lewa malah menyerang polisi dengan parang. Polisi yang terdesak langsung melumpuhkan Daeng Lewa dengan tembakan. Kini Daeng Lewa dirawat di RS Bhayangkara.

"Barang bukti yang diamankan berupa parang serta pakaian dari pelaku, karena pelaku sempat berganti pakaian di rumah tempat dia sembunyi," ucap Kompol Jamal.

Diketahui, Daeng Lewa baru 2 hari keluar dari Lapas Makassar usai menjalani masa hukuman akibat kasus pembunuhan. Daeng Lewa bukan sekali terlibat kasus pembunuhan.

"Pelaku ini pernah melakukan pembunuhan di Kalimantan kemudian melakukan pembunuhan juga di Makassar. Jadi informasi terakhir pelaku ini baru keluar dari lapas," tuturnya.

Polisi hingga saat ini masih mendalami motif Daeng Lewa tega menebas istri dan kedua mertuanya pada siang tadi.

Diketahui kedua mertua yang jadi korban bernama Alimuddin (62) dan istrinya Salma (60). Sementara istri pelaku bernama Selfi (30).

(nvl/jbr)