Demo di Makassar Ricuh, Kantor NasDem Dirusak-Kampus UNM Diserang

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 23:43 WIB
Aksi massa tolak Omnibus Law di Makassar berakhir ricuh
Kampus UNM di Makassar diserang warga. (dok. Istimewa)
Makassar -

Unjuk rasa massa mahasiswa yang menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja di Kota Makassar berakhir ricuh hingga malam ini. Kantor DPD NasDem Makassar dirusak dan ambulans NasDem dibakar, sedangkan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) diserang warga.

Awalnya, massa mahasiswa yang berunjuk rasa menolak omnibus law UU Ciptaker berdemonstrasi di depan kampus UNM di Jalan AP Pettarani pada Kamis (22/10/2020) siang tadi. Selain berorasi, massa menutup Jalan AP Pettarani.

Aksi mahasiswa bertahan hingga malam dan, sekitar pukul 21.00 Wita, ada massa yang diduga melakukan provokasi dengan melempari kantor DPD NasDem Kota Makassar yang berada di Jalan AP Pettarani, dekat dengan lokasi aksi massa. Beberapa saat setelah aksi perusakan itu, satu mobil ambulans milik NasDem juga dibakar massa.

"Betul, ada perusakan salah satu kantor partai yang disusul dengan aksi pembakaran mobil ambulans milik partai tersebut," ujar Panit 2 Reskrim Polsek Rappocini Ipda Nurman Matasa saat dikonfirmasi detikcom.

Kantor NasDem Makassar terus diserang dengan lemparan batu hingga kaca bagian depan kantor pecah. Sementara itu, sebelum dibakar massa, ambulans NasDem yang awalnya terparkir di halaman kantor ditarik ke badan jalan hingga selanjutnya dirusak dengan cara diinjak-injak, dipecahkan kacanya, hingga berujung pembakaran.

Aksi massa tolak Omnibus Law di Makassar berakhir ricuhAmbulans milik Partai NasDem dibakar massa saat demo tolak omnibus law ricuh. (Foto: dok. Istimewa)

Di tengah serangan ke kantor NasDem, seketika muncul sekelompok warga yang menyerang mahasiswa hingga terpukul mundur ke area kampus UNM yang posisinya berseberangan dengan kantor NasDem. Tampak massa menyerang kampus UNM dengan lemparan batu.

Hingga saat ini kericuhan masih terjadi. Massa mahasiswa yang bertahan dari dalam kampus UNM juga terus membalas serangan dengan lemparan batu.

(nvl/jbr)