Jelang Libur Panjang, Polda Metro Gelar Operasi Zebra Mulai 26 Oktober

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 16:58 WIB
Pelanggar Operasi Zebra 2017 Meningkat

Sejumlah polisi melakukan Operasi Zebra 2017 di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (07/11/2017). Jumlah penindakan yang dilakukan polisi di wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam Operasi Zebra Jaya 2017 selama 6 hari meningkat sebesar 47 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penindakan tersebut berupa penilangan dan teguran.
Ilustrasi Operasi Zebra Jaya. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar operasi lalu lintas bersandikan 'Operasi Zebra Jaya 2020'. Operasi Zebra dimulai pada 26 Oktober 2020 atau menjelang libur panjang.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa Operasi Zebra digelar secara terpusat.

"Operasi Zebra ini sudah ada kalender tahunannya, dilaksanakan secara terpusat dan serentak di seluruh Polda-Polda," kata Kombes Sambodo saat dihubungi detikcom, Kamis (22/10/2020).

Operasi Zebra digelar selama 14 hari mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November. Ada 4 sasaran pelanggaran lalau lintas prioritas yang akan ditindak polisi.

"Yaitu pelanggaran stop line, tidak menggunakan helm, melawan arus dan menerobos busway," imbuhnya.

Sambodo menambahkan, Operasi Zebra ini lebih banyak mengedepankan pola preemtif dan preventif dengan memperbanyak sosialisasi dan edukasi.

"Untuk penegakkan hukumnya 20 persen saja, lebih banyak preemtif dan preventif," lanjutnya.

Sambodo mengimbau kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Ia juga menambahkan, kecelakaan lalu lintas dimulai dari pelanggaran lalu lintas.

Tonton video 'Jokowi Wanti-wanti Peningkatan Kasus Corona di Long Weekend':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/fjp)