Gubsu Kesal Mobil Satgas Dirusak: Tak PSBB Bukan Berarti Terus Seenaknya!

Ahmad Arfah - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 16:50 WIB
Mobil Satgas COVID-19 yang diduga dirusak saat razia protokol kesehatan di Sumut
Mobil Satgas COVID-19 Sumut dirusak (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi kesal usai mobil Satgas COVID-19 Sumut diduga dirusak warga saat melakukan razia protokol kesehatan. Edy mengatakan Sumut tidak melakukan PSBB, tapi bukan berarti warga boleh bertindak seenaknya.

"Rakyat kita ini harus disiplin. Dalam kondisi sulit begini, tengah malam, jam 12 malam, masih melakukan-melakukan seperti itu. Sumatera Utara tidak memberlakukan PSBB, bukan berarti terus seenaknya!" kata Edy di Medan, Kamis (22/10/2020).

Edy mengatakan Sumut punya aturan untuk menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona. Dia pun menyerahkan dugaan perusakan mobil Satgas COVID-19 ini ke polisi.

"Itu kan kewenangan kepolisian," ujarnya.

Perusakan itu sendiri, menurut Edy, terjadi di dekat lokasi yang ada praktik perjudian. Dia memastikan lokasi tersebut bakal ditutup.

"Ya sampai jelas, ditutup pasti. Tempat tanpa izin tersebut sudah pasti harus ditutup," jelasnya.

Sebelumnya, Edy mendatangi lokasi yang diduga menjadi TKP pelemparan terhadap mobil Satgas COVID-19 saat razia protokol kesehatan. Lokasi itu berada di Jalan Serbaguna Ujung, Labuhan Deli, Deli Serdang.

"Saya datang kemari mau buktikan apakah anak-anak itu nyuri uang, tempatnya begini nggak mungkin. Ini udah pasti judi ini," kata Edy saat meninjau lokasi.

Edy mengatakan mobil-mobil satgas datang ke lokasi tersebut pada Rabu (21/10). Tim dan mobil Satgas, kata Edy, sempat tidak diizinkan keluar oleh warga dari lokasi.

"Tempatnya gelap, aduh, mobil-mobil dirusakin lagi. Kalau kita nggak bisa keluar, berarti ada kekuatan lain di sini," kata Edy.

(haf/haf)