Libur Panjang, Gubernur Riau Larang ASN Pergi ke Luar Daerah

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 15:57 WIB
Gubernur Riau Syamsuar (Chaidir-detikcom)
Gubernur Riau Syamsuar (Chaidir/detikcom)
Pekanbaru -

Gubernur Riau Syamsuar mengimbau warganya agar tidak bepergian ke luar daerah saat libur panjang pekan depan. Bila tetap bepergian, warga tersebut diminta melakukan swab test.

Libur dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW itu terhitung pada 28-30 Oktober. Pemprov Riau mengimbau sebaiknya masyarakat tetap berada di daerah masing-masing guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Mengenai COVID-19, kami sangat berharap, terutama memang tidak bisa tidak ini akan ada libur panjang. Saya harapkan ini ada instruksi dari Pak Menteri Dalam Negeri dan hari ini ada rapat dengan Menko Polhukam, harapan pemerintah kiranya libur panjang ini tak usah keluar daerah," kata Syamsuar kepada wartawan, Kamis (22/10/2020).

Syamsuar mengingatkan soal masih tingginya angka penyebaran COVID-19. Jika keluar daerah, warga diharuskan menjalani tes swab.

"Dan nanti kalau keluar juga (liburan keluar kota) ya, tadi sudah diarahkan, maka wajib swab. Jadi siapa yang keluar daerah harapan kami nanti wajib swab," kata Syamsuar.

Syamsuar juga menegaskan jajaran ASN Pemprov Riau dilarang bepergian ke luar daerah selama libur panjang ini. Dia menegaskan akan memberikan sanksi kepada ASN yang melanggar imbauan tersebut.

"Kalau ASN sudah pasti itu (dilarang keluar kota). Kalau ASN sudah saya minta tidak ada yang keluar daerah. Kalau pegawai jelaskan akan ada sanksi (bila keluar daerah), berarti dia tak loyal (pada pimpinan). Kita akan berikan sanksi kalau ke luar daerah," kata Syamsuar.

Dia tetap berharap agar masyarakat di Riau tetap mendukung imbauan selama libur panjang untuk tidak keluar daerah. Ini agar sama-sama bisa menjaga untuk tidak terjadinya penambahan penyebaran virus Corona.

"Kami harapkan masyarakat juga mendukung, supaya nanti kita bisa menjaga dari penularan COVID-19," kata Syamsuar.

(cha/knv)