Pjs Walkot Depok Ibaratkan Corona 'Tentara Allah': Kami Mohon Cepat Hilang

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 11:48 WIB
Pjs Wali Kota Depok Dedi Supandi.
Pjs Wali Kota Depok Dedi Supandi (Sachril/detikcom)
Depok -

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota (Walkot) Depok Dedi Supandi mengibaratkan virus Corona (COVID-19) sebagai tentang Allah SWT. Karena itu, Dedi mengajak warga Depok berdoa, memohon kepada Allah SWT agar menarik pasukan-Nya.

"Kalaupun sebuah COVID atau virus itu menjadi tentara, tentara-tentara-Nya, pasukan, misalnya Allah SWT, maka, kita mohon Allah SWT untuk mengembalikan kembali pasukan-pasukan tentara itu agar cepat kembali dan hilang dari bumi Depok ini," ujar Dedi Supandi saat menjadi pembicara dalam acara peringatan Hari Santri Nasional 2020 di aula kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Kamis (22/10/2020).

Dedi juga mengulas penemuan kasus Corona pertama di Indonesia. Kasus pertama Corona di RI ditemukan di Depok. Dia kembali mengajak warga berdoa agar Depok menjadi kota pertama di RI yang terbebas dari COVID-19.

"Kenapa perlu seperti itu? Kita patut lihat kembali pada sejarah. Sebuah siklus mengatakan dan ini pasti sejarah ini terus berjalan, bahwa pertama kali di Indonesia diumumkan COVID itu hadir di Depok. Maka hari ini kita sama-sama berdoa dan istigasah, mudah-mudahan (COVID-19) pertama kali pun hilang dan lenyap di Kota Depok ini," terangnya.

Dedi mengungkapkan Kota Depok saat ini berstatus zona oranye Corona. Pada Minggu ini, lanjutnya, ada satu kecamatan yang berada di zona kuning.

"Jadi zona kita itu kan merah, oranye, kuning, dan hijau. Nah, Minggu kemarin semuanya oranye, nah Minggu ini ada satu kecamatan yang sudah zona kuning. Ini merupakan sebuah perkembangan daripada zona penilaian. Mudah-mudahan kita bertambah lagi," ungkap Dedi.

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Depok akan menggelar vaksinasi COVID-19. Sebanyak 20 persen penduduk Kota Depok akan diberi vaksin virus Corona.

"Kabar gembira kedua (tentang) vaksin (COVID-19). Ada 9 juta vaksin, yang dari 9 juta vaksin ini saya nggak tahu jenisnya, tapi pusat yang menentukan nanti, dan Depok ada rencana 60 persen dari jumlah total penduduk, itu target yang harus divaksin," kata Pjs Wali Kota Depok Dedi Supandi saat menjadi pembicara di acara Hari Santri Nasional di aula kantor Kementerian Agama Kota Depok, Kamis (22/10).

(zak/zak)