Amien Minta SBY Tutup Freeport
Kamis, 19 Jan 2006 15:49 WIB
Jakarta - Mantan Ketua MPR Amien Rais minta Presiden SBY menutup lahan pertambangan Freeport di Papua. SBY harus segera bertindak jika tidak ingin terjadi kiamat kecil di Indonesia.Amien mengungkapkan hal itu dalam stadium general mengenai "Posisi dan Peran Indonesia di Tengah Konfigurasi Kekuatan Politik Global" di Universitas Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta, Kamis (19/1/2006).Amien mengaku sengaja mengangkat kasus Freeport karena ia menganggap korupsi yang paling sejati dan dahsyat sehingga bisa meruntuhkan negeri ini ada dalam bidang pertambangan.Karena itu kasus Freeport akan menjadi test case pemerintahan SBY-Kalla dalam pemberantasan korupsi."Kejahatan Freeport yang demikian mencolok mata seharusnya sudah ditindak. Kalau tindakan tidak diambil, pemerintah diragukan memiliki kesungguhan dalam pemberantasan korupsi," katanya.Apalagi, kata dia, sejumlah LSM, seperti Walhi, dan DPR sudah minta agar kasus Freeport di-follow up. "Ini artinya bola sekarang ada di tangan SBY-Kalla, kalau pemerintah ragu atau mengabaikan, maka saya kira kita mengalami kiamat kecil," katanya.Amien sendiri menilai Freeport tidak sekadar melakukan pelanggaran, tapi juga telah melakukan kejahatan. Freeport telah membunuh lingkungan atau ekosistem. Akibatnya salju di puncak tertinggi Jaya Wijaya meleleh dan 230 km persegi tanah yang semula hijau berubah jadi padang pasir.Terlebih lagi ampas buangan dari kedukan Freeport yang besarnya dua kali lipat kedukan Teluk Panama.Ditambah lagi, pemerintah juga tidak pernah bisa menghitung material-material yang ikut terangkut dari gelontoran tanah dari grassberg dengan pipa sepanjang 100 km ke pantai Arapura yang kemudian diangkut kapal-kapal besar ke luar negeri."Kita tidak pernah bisa menghitung karena ada banyak sekali konsentrasi yang terkandung dalam gelontoran itu, ada emas, perak, tembaga, mungkin juga uranium," katanya.Amien juga yakin telah terjadi penggelapan pajak bernilai ratusan triliun yang dilakukan Freeport. Apalagi profit sharing yang dilakukan Freeport dengan Indonesia tidak seimbang."Saya kira James Moffat (bos Freeport) harus mempertanggungjawabkan kerusakan lingkungan dan penjarahan yang sudah berjalan berpuluh-puluh tahun," katanya.Amien mengusulkan apabila Freeport ditutup, dan berniat beroperasi lagi, maka gunung yang sudah lenyap harus dikembalikan lagi, dan 230 km tanah yang rusak harus dipulihkan.
(umi/)











































