Golkar Dukung DKI Gusur Bangunan Pinggir Kali: Ini Bukan soal Langgar Janji

Ilman Nafi'an - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 15:58 WIB
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Rencana Pemprov DKI Jakarta menertibkan bangunan di pinggir kali didukung Fraksi Golkar DKI Jakarta. Golkar menyebut penggusuran perlu dilakukan untuk normalisasi sungai dalam rangka penanganan banjir di Ibu Kota.

"Dalam rangka upaya penanggulangan banjir, ya salah satunya adalah bagaimana melakukan normalisasi kali dan sungai, yaitu dengan pelebaran, dan ini kami mohon pengertian dari masyarakat yang mohon maaf, mungkin terkena pelebaran, ya untuk kebaikan bersama bisa mengikuti program pemerintah, salah satunya relokasi ke rumah susun yang saat ini sudah banyak dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta," ujar Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Menurutnya, penertiban bangunan di pinggir kali itu bukan soal masalah janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyatakan tak akan melakukan penggusuran. Judistira meminta kepada warga yang berada di bantaran sungai dapat memahami apabila terdampak penggusuran. Hal itu semata-mata sebagai upaya penanggulangan banjir yang selama ini menjadi masalah di Jakarta.

"Jadi ini bukan tentang melanggar janji kampanye atau apa, tapi bagaimana secara bersama-sama dipahami oleh masyarakat untuk kita bisa menanggulangi banjir yang sudah menjadi problem tahunan di Jakarta," ucapnya.

"Tentu untuk keselamatan warga, tinggal di bantaran kali/sungai itu kan membahayakan," kata Judistira.

Sebelumnya, rencana menertibkan bangunan di pinggir kali yang melanggar itu disampaikan oleh Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza patria. Turap yang ada di perumahan di Ciganjur berada di pinggir kali longsor dan mengenai perumahan warga yang berada di bawahnya. Selain itu, longsoran itu menutup aliran sungai yang menyebabkan banjir.

"Kita akan menertibkan, mohon maaf, perumahan yang langgar ketentuan yang akibatkan banjir. Seperti kejadian kemarin di Ciganjur," ucap Riza kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (19/10).

(man/gbr)