3 Bocah Hilang Misterius di Langkat Sumut, Polisi Lakukan Pencarian

Antara - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 14:35 WIB
Ilustrasi Orang Hilang
Ilustrasi orang hilang (Mindra Purnomo/detikcom)
Langkat -

Tiga bocah di Kecamatan Salapian, Langkat, Sumatera Utara, menghilang secara misterius. Mereka sudah tiga hari hilang.

Dilansir Antara, Rabu (21/10/2020), Polsek Salapian telah mengerahkan personelnya untuk melakukan pencarian. Ketiga bocah yang rata-rata berusia 7 tahun itu adalah Yogi anak Hartoyo, Nizam anak Sarkim, dan Zahra anak Alamsyah, warga Dusun VI Pulka, Desa Naman Jahe.

Kapolsek Salapian Iptu Sutrisno menjelaskan pencarian sudah dilakukan tiga hari. Area perkebunan seluas 100 hektare telah disusuri untuk mencari ketiga bocah itu.

"Malah perkebunan yang ada di kawasan itu juga sudah dilakukan penyisiran seluas 100 hektare untuk mencari mereka namun belum juga ada tanda-tandanya," kata Iptu Sutrisno di Tanjung Langkat.

Dia mengatakan pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian bakal diperluas dengan menyusuri lokasi yang berkaitan dengan air.

"Sekarang sedang dilakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk menyusuri yang berkaitan dengan air, yang akan menjadi fokus pencarian kita," tuturnya.

Ketiga anak-anak itu diketahui hilang berdasarkan laporan Kepala Dusun Masdi dengan saksi Dedi Hartoyo, Nanda Pradita, Nur Talam alias Alam, Randi, dan Efi. Peristiwa itu berawal pada Minggu (18/10) sekitar pukul 10.00 WIB.

Saksi menyebut ketiga anak itu melihat alat berat ekskavator yang lagi bekerja mencuci parit batas sekitar pukul 10.30 WIB. Alat berat berhenti bekerja dan pindah lokasi berjarak 1 km.

Lalu para saksi melihat anak tersebut bermain perosotan di bekas timbunan tanah. Sekitar pukul 11.00 WIB, saksi Efi melihat ketiga orang anak tersebut bermain di dekat pos palang kembar area perkebunan PT LNK Kebun Tanjung Keliling.

Sekitar pukul 14.00 WIB, ketiga anak tersebut belum kunjung pulang ke rumah masing-masing sehingga orang tua melakukan pencarian dibantu warga dari beberapa kampung. Masyarakat juga dikerahkan, tapi hingga Rabu (22/10), ketiga anak itu belum juga ditemukan.

(haf/haf)