Puluhan Rumah di Koja Rusak Diterjang Angin Puting Beliung Semalam

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 14:01 WIB
Pemkot Jakut berikan bantuan ke warga korban angin puting beliung di Koja.
Pemkot Jakut memberikan bantuan kepada warga korban angin puting beliung di Koja. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Angin puting beliung menerjang RW 07 Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, tadi malam. Puluhan rumah rusak akibat kejadian ini.

"Sekitar pukul 18.00 WIB, Selasa (20/10), mengakibatkan kerusakan puluhan rumah warga," kata Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Ali Maulana menyebutkan, 134 keluarga dengan 517 jiwa terdampak akibat angin kencang tersebut. Ali Maulana mengunjungi langsung para korban dan memberikan bantuan.

"Rumahnya rusak. Kerusakannya bervariasi, mulai pecah di beberapa bagian atap hingga keseluruhan atap bangunannya terangkat," ucapnya.

Saat ini, Ali menerangkan warga RW 07 korban angin kencang sudah mendapatkan bantuan dari Pemkot Jakarta Utara.

"Melalui Sudin Sosial, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara sudah mendistribusikan bantuan natura bagi korban angin puting beliung di RW 07. Bantuan yang disalurkan pada hari ini berupa mi instan, beras, dan biskuit. Rencananya, bantuan natura lanjutan akan menyusul," terangnya.

Sementara itu, Lurah Tugu Selatan Sukarmin mengatakan bangunan yang mengalami kerusakan di RW 07 ini tersebar di 10 RT. Sukarmin memastikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini

"Tidak ada korban jiwa. Kerusakan terjadi di RT 02, 07, 08, 09, 10, 11, 13, 17, 18, dan RT 19," katanya.

Saat ini pihak Kelurahan Tugu Selatan juga sudah turun memberikan bantuan kepada warga terdampak. Pihaknya juga membantu menyingkirkan puing-puing kerusakan semalam.

"Ada sebanyak 20 orang petugas PPSU dikerahkan untuk membantu melakukan pembersihan sisa asbes dan puing dampak angin kencang semalam," katanya.

Sementara itu, petugas posko kesehatan dari Puskesmas Koja juga sudah disiagakan untuk mengobati belasan korban luka lecet dan warga yang mengeluhkan tensi darah naik akibat kejadian tersebut.

(mei/mei)