Epidemiolog Wanti-wanti Peningkatan Kasus Corona Jelang Pilkada 2020

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 17:37 WIB
Epidemiolog UI Pandu Riono (Dok web situs FKM UI)
Epidemiolog UI Pandu Riono (Dok web situs FKM UI)
Jakarta -

Pakar epidemiologi FKM UI Pandu Riono mewanti-wanti masyarakat untuk melindungi diri secara ketat, bukan hanya memakai masker dan jaga jarak, tapi juga menghindari kerumunan. Dia menilai penularan virus Corona masih terus meningkat hingga Desember.

"Makanya perlindungannya harus berlapis-lapis bukan hanya memakai masker dan menjaga jarak, menghindari kerumunan, berkumpul di tempat berkerumun, itu masuk risiko yang sangat besar di periode ini sampai Desember, di mana angka penularannya masih tinggi di seluruh Indonesia bukan hanya di Jakarta saja," kata Pandu, dalam seminar nasional Pilkada Serentak 2020 secara virtual, Selasa (20/10/2020).

Pandu menilai virus Corona masih menyimpan misteri. Dia mengatakan memang ada pasien positif yang sembuh dan kembali sehat. Tapi di sisi lain, virus itu justru membawa bencana bagi orang yang memiliki penyakit kronis.

"Jadi, dengan demikian kita harus lebih waspada, kewaspadaan kita berlapis-lapis. Kita jangan sekali-kali sampai terinfeksi karena kita belum tahu virus ini masih menyimpan sejuta misteri. Ada banyak orang yang terinfeksi dan tidak sampai dirawat kemudian hidup sehat kembali nggak apa-apa ternyata kan menyimpan gejala sisa. Gejala sisa inikan menjadi sulit," ujarnya.

"Kalau terjadi misal mudah lupa seumur hidup seperti alzheimer atau kena penyakit lain tiba-tiba jantungnya tadinya baik kemudian kena penyakit terinfeksi COVID jadi jantungnya tidak bisa berfungsi normal. Ini menurut saya COVID ini luar biasa masih banyak misterinya dan kita harus mampu mencegahnya (tidak tertular COVID-19)," lanjut Pandu.

Di masa pilkada serentak ini, Pandu mengingatkan agar setiap prosesnya menerapkan protokol kesehatan. Terutama proses testing yang harus diperkuat untuk daerah penyelenggara pilkada.

"Mencegahnya mudah sebenarnya (dengan) 3M. (Lalu) awal pandemi kita seharusnya menekan serius dan yang penting juga testing pelacakan harus diperkuat ini banyak di daerah-daerah di dalam pelaksanaan Pilkadanya, testing-nya tidak ada kuat. Itu yang berbahaya," ujarnya.

(eva/eva)