Disebut John Kei Anak Buah-Punya Utang Rp 1 Miliar, Ini Respons Nus Kei

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 10:08 WIB
Nus Kei menghadiri rekonstruksi penyerangan kediamannya di Green Lake, Tangerang, Rabu (24/6/2020).
Nus Kei (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta -

John Refra alias John Kei, tersangka kasus penyerangan di Duri Kosambi, Jakarta Barat, dan Green Lake City, Tangerang, melontarkan serangkaian tudingan kepada Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, dari persoalan piutang hingga silsilah keluarga. Lalu bagaimana tanggapan dari Nus Kei?

Nus Kei mengatakan tidak mempermasalahkan pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh John Kei. Terkait ucapan John Kei yang menyebut dia bukan pamannya, Nus Kei mengaku tidak ingin menggubris pernyataan John Kei tersebut.

"Kalau itu dia mau gitu, oke silakan dia. Terserah dia, itu hak dia. Dia akan berurusan dengan leluhur dia, akan berurusan dengan orang-orang tua, dia akan berurusan dengan mereka bukan dengan saya. Dia mau ngaku saya siapapun itu urusan dia. Yang saya tahu dia adalah ponakan saya, itu aja," kata Nus Kei saat dihubungi detikcom, Senin (19/10/2020) malam.

Nus Kei kemudian membantah keras terkait tudingan John Kei yang menyebut dirinya pernah meminjam uang Rp 1 miliar saat John Kei masih berada di penjara. Menurut Nus Kei, tudingan tersebut sangat tidak berdasar.

Dia menambahkan, dia tidak pernah meminjam uang kepada John Kei sebesar Rp 1 miliar dengan janji mengembalikan uang tersebut sebesar Rp 2 miliar dalam kurun waktu 6 bulan.

"Saya tidak pernah pinjam uang makanya saya tegaskan lagi John Kei dapat uang 1 miliar di penjara dari mana, meras siapa supaya punya uang Rp 1 miliar. John Kei di dalam penjara mana punya uang Rp 1 miliar. Saya tidak pernah pinjam uang John Kei Rp 1 miliar. Kapan dia punya uang Rp 1 miliar dan kapan saya pakai? Kalau dia bilang saya pinjam tanya dia mana buktinya?" ujar Nus Kei.

Nus Kei mengimbau John Kei agar berfokus menyiapkan pembuktian terkait proses persidangan yang akan dihadapinya dibanding berkoar di media. Menurut Nus Kei, proses penyidikan kepolisian telah membuktikan bahwa dia adalah otak dari penyerangan dan pembunuhan yang terjadi di Tangerang dan Jakarta Barat pada Minggu (21/6).

Lebih lanjut, Nus Kei menganggap serangkaian klaim dan tudingan yang disampaikan John Kei merupakan bukti kepanikan yang dialami oleh keponakannya tersebut.

"Itu klaim orang yang terdesak, klaim yang sudah ketahuan paniknya itu. Dan yang pasti saya kirim kembali dia ke penjara untuk selesaikan sisa hidupnya ke penjara," tutur Nus Kei.

Sebelumnya diberitakan, John Refra alias John Kei membantah hubungan keluarga dengan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. John Kei menyebut Nus Kei bukan paman dia, melainkan anak buahnya yang dia bawa dari kampung halamannya di Ambon.

"Apa pun statement dia di televisi, di media sosial itu semua bohong belaka dan dia itu bukan siapa-siapa saya. Saya tekankan lagi Nus Agrapinus, dia bukan siapa-siapa saya. Saya yang bawa dia dari Ambon ke Jakarta, saya yang bikin hidup dia dan dia anak buah saya. Dia bukan paman saya," kata John Kei kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/10).

Selain itu, John Kei meminta Nus Kei untuk menjelaskan sejujurnya apa yang terjadi antara mereka berdua. John Kei kemudian mengungkit masalah utang Nus Kei kepadanya semasa dia di LP Salemba.

"Jadi selama ini dia selalu konferensi pers itu semua pencitraan. Saya minta Nus Kei belajar jujur, kamu datang ke Salemba minta uang ke saya Rp 1 milyar, (janji akan) ganti Rp 2 milyar," kata John Kei.

Untuk diketahui, kelompok John Kei melakukan aksi penyerangan terhadap kelompok Nus Kei di dua lokasi, yaitu Duri Kosambi, Jakarta Barat, dan Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Tangerang, pada 21 Juni 2020.

Polisi telah menahan 39 tersangka, termasuk John Kei. Akibat perbuatannya, mereka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP, Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

(elz/ear)