PD Bantah Bos Playboy Kadernya

PD Bantah Bos Playboy Kadernya

- detikNews
Kamis, 19 Jan 2006 11:03 WIB
Jakarta - Nama Partai Demokrat (PD) terseret dalam kontroversi majalah Playboy Indonesia. Pasalnya Direktur Publisher Playboy Indonesia M Ponti Corolus mengaku dirinya anggota Dewan Pembina DPP PD. Namun Sekjen DPP PD Marsudi Ali membantahnya."Sepanjang pengetahuan saya, tidak ada sama sekali nama itu dalam kepengurusan dari pusat ke daerah," tegasnya saat dikonfirmasi detikcom melalui telepon, Kamis (19/1/2006).Marsudi mengaku kenal nama Ponti karena masuk ke dalam kepengurusan sebelum Kongres PD pada Mei 2005 lalu. Namun dalam kepengurusan 2005-2010, nama Ponti tidak lagi tercantum. Menurut Marsudi, mudah sekali mengaku sebagai anggota partai asal punya kartu anggota."Kalau kader, dia harus ada di struktur walaupun di posisi yang rendah. Bisa saja dia cuma simpatisan," imbuhnya.Menurut Marsudi, PD akan melakukan pemecatan seandainya Ponti memiliki kartu anggota, dan tindakannya menyimpang dari AD/ART dan aturan partai yang lain. Pengurus Harian termasuk pula Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan akan memeriksa data partai."Kita juga harus menegakkan etika," tandasnya.Namun Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Ventje Rumangkang berpendapat lain. Ventje ingat Ponti pernah menjabat sebagai Wasekjen DPP PD dalam kepengurusan yang lalu. Sekarang Ponti hanya anggota biasa yang tidak masuk struktur kepengurusan.Menurut Ventje, adalah hak Ponti pribadi jika dia ingin menerbitkan Playboy Indonesia. "Kalau sekadar menerbitkan majalah tanpa membawa nama Partai Demokrat, itu sah-sah saja," ujarnya.Jika kemudian tindakan Ponti dikatakan mencemarkan partai, Ventje berpendapat, perlu ada kajian lebih lanjut. "Harus ada semacam dewan etika, yang menilai tindakannya mencemarkan nama PD atau tidak," tandas Ventje. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads