Kantor Bawaslu Kabupaten Asmat Papua Dirusak Massa

Wilpret Siagian - detikNews
Senin, 19 Okt 2020 14:27 WIB
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal. (Foto: Wilpret Siagian/detikcom)
Jayapura -

Kantor Bawaslu Kabupaten Asmat, Papua dirusak sekelompok massa. Massa diduga dari pendukung salah satu paslon Pilbup 2020.

Perusakan kantor Bawaslu itu terjadi pada Minggu (18/10) kemarin. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa membenarkan peristiwa tersebut dan sedang ditangani.

"Kasus ini sudah sedang ditangani Polres Asmat," ujar Kamal di Jayapura, Senin (19/10/2020).

Kamal menerangkan, pada Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIT, massa mendatangi Mapolres Asmat untuk melaporkan ajudan calon Bupati Asmat Elisa Kambu (petahana) atas nama Brigpol Z. Laporan itu terkait dugaan Bripol Z yang mengeluarkan tembakan peringatan ke udara di Kampung Itersok (Sisagar) Distrik Safan, saat rombongan Cabup Elisa melakukan perjalanan ke lokasi kampanye di Kamur Pantai Kasuari.

Usai meninggalkan Mapolres Asmat, massa menuju kantor Bawaslu untuk melaporkan kejadian serupa. Massa kemudian diterima oleh 4 orang komisioner Bawaslu.

"Namun saat bertemu Bawaslu massa mendesak agar paslon 01 untuk didiskualifikasi sebagai Bacalon Bupati," ujar Kamal.

Tidak puas atas pelaporan tersebut, lanjut Kamal, massa justru merusak kantor Bawaslu Asmat dengan melempari batu maupun alat tajam.

Akibatnya, beberapa ruang kantor mengalami rusak parah, di antaranya jendela kaca pecah dan beberapa isi ruangan kantor seperti meja serta kursi rusak.

Anggota Polres Asmat langsung membubarkan massa. Namun dalam perjalanan kembali ke posko, massa juga menjarah toko dan kios di sepanjang jalan Yos Sudarso.

Terkait dugaan tembakan peringatan yang dilepaskan Brigpol Z, Kamal menjelaskan karena ada oknum masyarakat Kampung Itersok (Simsagar) yang mengeluarkan senjata tajam berupa panah dan melepaskan anak panah ke arah rombongan tim kampanye cabub 01. Polisi masih mengejar pelaku yang diduga melepaskan anak panah ke arah rombongan.

"Situasi pascakejadian dalam keadaan aman dan kondusif. Personel gabungan TNI/Polri di kota Agats Kabupaten Asmat terus melakukan patroli guna mencegah hal-hal yang dapat mengganggu sitkamibmas," katanya.

Kamal mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi untuk mengganggu stabilitas keamanan khususnya di Kabupaten Asmat.

(idn/idn)