Bawaslu Papua Selidiki Viral 'Bacabup Merauke Nyuap Miliaran ke PKS'

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 18:53 WIB
Viral video bacabup Merauke, Hendrikus Mahuze, dinarasikan diduga memberikan suap miliaran rupiah ke DPD PKS Merauke demi mendapat rekomendasi (dok Istimewa)
Viral video bacabup Merauke, Hendrikus Mahuze, dinarasikan diduga memberikan suap miliaran rupiah ke DPD PKS Merauke demi mendapatkan rekomendasi. (dok Istimewa)
Jakarta -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua menyelidiki video salah satu bakal calon bupati Merauke yang menyerahkan sejumlah uang kepada pihak DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bawaslu menyebut ada potensi pelanggaran terkait video yang viral di media sosial (medsos).

Anggota Bawaslu Papua, Ronald Manoach, mengatakan kasus video viral tersebut kini sudah ditangani Bawaslu Merauke.

"Video viral tersebut sudah ditindaklanjuti, jika ada update akan diinfokan lagi," kata Ronald Manoach, di Jayapura, Jumat (11/9/2020) seperti dilansir Antara.

Ronald mengatakan pihaknya akan melakukan klarifikasi terkait kasus tersebut. Dia mengatakan Bawaslu sudah menangani kasus tersebut sebelum videonya viral di medsos.

Anggota Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Ronald Manoach (ANTARA News Papua/Hendrina Dian Kandipi)Anggota Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Ronald Manoach (ANTARA News Papua/Hendrina Dian Kandipi)

"Jadi kami mandiri, bukan berdasarkan informasi di media sosial, di mana kini Bawaslu Merauke sedang menangani dugaan pelanggaran tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan secara otomatis, Bawaslu menangani karena berpotensi pelanggaran. Dia mengatakan Bawaslu Papua akan membentuk tim dan melakukan supervisi kasus di Merauke.

"Untuk hal ini Bawaslu Provinsi Papua akan memantau dan mendampingi setelah dilaksanakannya sidang DKPP di Biak," katanya lagi.

Sebelumnya, video viral di medsos yang berisikan bakal calon Bupati Merauke, Hendrikus Mahuze, diduga memberikan suap miliaran rupiah ke DPD PKS Kabupaten Merauke demi mendapatkan surat rekomendasi.

Dalam video berdurasi 49 detik itu, terlihat dua orang menumpuk uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu di sebuah meja. Ada sekitar enam orang di dalam ruangan tersebut. Namun tak terdengar suara dalam video tersebut. Disebutkan jumlah uang yang diserahkan mencapai miliaran rupiah.

Selanjutnya
Halaman
1 2