Jamaah Haji di Makkah Berkurang, Masjidil Haram Masih Ramai
Kamis, 19 Jan 2006 08:54 WIB
Makkah -
Meski proses haji sudah selesai, namun suasana Masjidil Haram masih ramai. Sebagian besar jamaah haji dari berbagai negara masih tinggal di Makkah, barusebagian kecil saja yang sudah pulang ke negaranya masing-masing. Sebagian besar jamaah haji Indonesia hingga kini juga masih berada di penginapan-penginapan di Makkah. Hingga Kamis (19/1/2006) pagi, baru sekitar 19.000 jamaah dari total 203 ribu jamaah haji yang sudah meninggalkan Arab Saudi. Para jamaah yang kembali ke Tanah Air ini tergabung dalam 48 kloter. Setiap hari, jumlah jamaah haji yang berada di Makkah akan berangsur-angsur berkurang. Jamaah haji Indonesia sendiri setiap harinya akan meninggalkan Arab Saudi rata-rata 18 kloter. Dan mulai tanggal 19 Januari 2005, jumlah jamaah haji Indonesia yang berada di Makkah akan semakin berkurang drastis.Sebab, selain ada jamaah haji yang pulang ke Indonesia, sebagian jamaah haji yang masuk dalam gelombang II juga sudah mulai meninggalkan Makkah menuju Madinah. Para jamaah haji gelombang II ini akan berada di Madinah sekitar 8 hari untuk beribadah di Masjid Nabawi dan berziarah di sejumlah tempat bersejarah. Setelah dari Madinah, mereka akan dipulangkan ke Tanah Air. Berdasarkan jadwal pemulangan jamaah haji dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang diterima reporter detikcom di Makkah, Arifin Asydhad, jamaah haji gelombang I terakhir meninggalkan Makkah dan terbang menuju tanah air pada 28 Januari 2006. Sementara jamaah haji gelombang II yang terakhir kali meninggalkan Makkah untuk menuju Madinah pada 2 Februari 2006. Sedangkan jamaah haji gelombang II paling akhir dijadwalkan meninggalkan Arab Saudi pada 11 Februari 2006. Selain jamaah haji Indonesia, jamaah haji dari negara-negara lain juga sudah meninggalkan Arab Saudi dan kembali ke Tanah Airnya. Meski begitu, suasana diMasjidil Haram, hingga Selasa (17/1/2006) kemarin, masih tampak ramai dan berjubel oleh jamaah haji. Namun, bila dibandingkan dengan saat puncak ibadahhaji, jelas jumlahnya berkurang. Para jamaah haji masih berjubel melakukan tawaf, baik tawaf sunnah, tawaf ifadhah, maupun tawaf wada'. Halaman dalam di seputaran Kabah dipenuhi jamaah haji setiap saat. Namun, jamaah haji yang melakukan tawaf di lantai dua dan tiga sudah jauh berkurang. Para jamaah haji juga banyak yang melaksanakan umrah sebelum mereka meninggalkan Makkah. Ini terlihat dari sebagian jamaah Masjidil Haram yang mengenakan pakaian ihram. Para jamaah haji yang melakukan sai dari bukit Safa menuju bukit Marwah di lantai dasar juga masih tampak padat. Sementara di lantai dua terlihat agak lengang. Bus-bus umum dengan trayek Aziziyah-Masjidil Haram PP juga masih tampak laris manis. Para jamaah haji Indonesia masih memenuhi bus-bus ini, terutama saatdatang waktu salat lima waktu. Namun, rebutan untuk menaiki bus ini sudah berkurang dibanding saat puncak proses ibadah haji beberapa hari lalu.
(nrl/)










































