Ambulans Terseret Rusuh

Cerita Tokoh Dunia Pernah Jadi Sopir Ambulans: Disney Hingga Hemingway

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 15:02 WIB
Walt Disney saat masih menjadi sopir ambulans (Palang Merah AS)
Foto: Walt Disney saat masih menjadi sopir ambulans (Palang Merah AS)


Ernest Hemingway

Selain Disney, penulis terkenal penerima hadiah Nobel Sastra, Ernest Hemingway juga pernah menjadi sopir ambulans. Hemingway menjadi sopir ambulans Palang Merah pada tahun 1918 saat usianya baru 18 tahun.

Dia menjadi sukarelawan untuk Palang Merah di Prancis sebelum Amerika masuk ke dalam perang pada bulan April 1917 dan kemudian dipindahkan ke front Italia, pada hari-hari pertama Juli 1918, di mana 3.000 orang Austria ditawan.

Pada malam 8 Juli 1918, Hemingway diserang oleh mortir Austria saat membagikan coklat kepada tentara Italia di ruang istirahat. Serangan itu membuatnya pingsan.

Pengalaman Hemingway di Italia selama Perang Dunia I itu nantinya menginspirasinya untuk menulis novel, A Farewell to Arms, yang mengisahkan cinta sukarelawan ambulans muda Amerika Serikat.

Ray Kroc

Tokoh selanjutnya yang pernah menjadi sopir ambulans adalah Ray Kroc. Salah satu pendiri dan pemilik restoran cepat saji McDonald itu menjadi sukarelawan Palang Merah pada tahun 1917.

Setelah putus sekolah pada usia 15 tahun, Ray Kroc, berbohong tentang usianya untuk bergabung dengan Palang Merah Amerika sebagai sopir ambulans Perang Dunia I. Kroc dikirim ke Connecticut untuk pelatihan dan bertugas di resimen yang sama dengan alumni Palang Merah terkenal lainnya- Walt Disney.

Ketika Perang Dunia I berakhir, Kroc memiliki sedikit prospek untuk masa depan. Dia kemudian menjual pembuat milkshake, dimana dia secara kebetulan bertemu dengan restoran Dick dan Mac McDonald pada tahun 1954. Kroc menjadi agen waralaba McDonald bersaudara dan akhirnya membeli waralaba dari mereka. Usaha Kroc pun sukses dan dikenal dunia.

Tony Hulman

Pengusaha lain yang pernah menjadi sopir ambulans adalah Tony Hulman. Dia adalah pendiri Indianapolis Motor Speedway.

Selama Perang Dunia I, Hulman, pada usia 17 tahun, menghabiskan sebagian dari liburan musim panas sekolah menengahnya di Prancis yang dilanda perang sebagai sopir ambulans untuk Palang Merah.

Kembali dari perguruan tinggi, Tony bekerja di bisnis kelontong keluarga. Sebagai tugas pertamanya, ia memasarkan Clabber Girl Baking Powder, produk yang sudah lama dimiliki Hulman & Company. Dia diberi banyak pujian untuk kesuksesan produk selanjutnya. Pada 1931, dia menjadi presiden Hulman & Company.

Halaman

(rdp/tor)