Wagub DKI: Tak Ada Ambulans Pemprov Membawa Batu

Wilda Nufus - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 11:54 WIB
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Wilda-detik)
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan ambulans yang diduga memasok batu saat demo pada 13 Oktober lalu bukan milik Pemprov DKI. Dia mengatakan ambulans Pemprov DKI tidak terlibat.

"Kalau bicara ambulans, yang pertama tidak mungkin Pemprov terlibat dalam urusan tawuran atau urusan konflik, apalagi anarkis, apalagi ambulans membawa batu, itu tidak mungkin. Jadi perlu kami klarifikasi Pemprov, tidak ada ambulans Pemprov yang membawa batu," kata Riza kepada wartawan di Kali Sentiong, Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (18/10/2020).

Riza menerangkan,, mobil ambulans sejatinya digunakan untuk membantu masyarakat. Begitu juga ambulans milik rumah sakit, partai politik, dan organisasi masyarakat juga untuk membantu kepentingan masyarakat.

"Yang kemudian ya terkait ambulans ya di Jakarta ini, ambulans banyak sekali, semua rumah sakit, pihak swasta, yayasan, bahkan partai politik punya ambulans, ormas-ormas dalam rangka membantu masyarakat," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam video viral, satu ambulans dikejar-kejar polisi. Polisi menduga ambulans itu membawa batu untuk merusuh saat demo. Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan ambulans itu tidak terdaftar.

"Tidak teregistrasi. Di daftar kami tidak ada. Kalau sudah teregistrasi, itu bisa kita lacak ambulans siapa," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Iwan Kurniawan kepada detikcom, Jumat (16/10).

Iwan mengatakan ambulans itu bukan milik Pemprov DKI maupun pemerintah pusat. Ambulans berpelat nomor hitam itu disebutnya milik swasta.

"Yang pasti itu milik swasta, bukan punya pemerintah, baik itu Pemprov maupun kementerian atau rumah sakit," kata Iwan.

Tonton juga 'Viral Ambulans Kabur Saat Demo Ricuh, Diduga Akan Kirim Logistik & Batu!':

[Gambas:Video 20detik]

(idn/idn)