Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ringkus DPO Kasus Narkoba, 1,8 Kg Ganja Disita

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2020 18:39 WIB
Nurdin alias Bang Nung
Nurdin alias Bang Nung (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Polres Pelabuhan Tanjung Priok bergerak cepat mengembangkan kasus peredaran narkoba di wilayah pelabuhan. Seorang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) bernama Nurdin alias Bang Nung ditangkap beserta barang bukti ganja seberat 1,8 kilogram.

Penangkapan tersangka berawal dari pengakuan tersangka Suko alias Bang Roni dengan LP/244/X/2020 Sat Nrkb/Resort Pel yang ditangkap dengan barang bukti ganja seberat 826 gram. Dia diketahui mendapatkan barang haram tersebut dengan cara memesan dari Patrol (DPO) dan Nurdin alias Bang Nung.

Jajaran Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok kemudian melakukan pengejaran. Didapat informasi Patrol dan Nurdin sering berada di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. Dari situ diketahui, polisi kemudian mendapatkan informasi keberadaan Nurdin.

Nurdin ditangkap polisi di sebuah rumah di wilayah Serang, Banten, tanpa perlawanan. Keberadaannya diketahui setelah polisi membuntuti mobil tersangka dari wilayah Jakarta Utara hingga Banten.

"Setelah melakukan pengawasan terhadap rumah tersebut dan dipastikan adanya Nurdin alias Bang Nung, dilakukan penangkapan dan penggeledahan badan, pakaian, serta rumah atau tempat tinggal. Kemudian hasil dari penangkapan dan penggeledahan tersebut diperoleh narkotika jenis ganja," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta kepada wartawan, Sabtu (17/10/2020).

Saat penangkapan, Nurdin tidak bisa mengelak karena disertai barang bukti ganja. Dia kemudian mengakui pula masih menyimpan ganja di tempatnya di rumah susun di wilayah Cilincing.

Jajaran Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Rezha dan Ipda Acep Setiawan, kemudian berangkat ke lokasi yang dimaksud. Dari hasil penggeledahan didapat sejumlah barang bukti yang kemudian disita, di antaranya ganja kering dengan berat 1,818 kg, 7 pak kertas paper merek Mars Brand, 1 buah timbangan, dan 2 unit HP.

"Barang bukti yang didapat tersebut diakui tersangka Nurdin miliknya yang dia peroleh dari AWI, yang saat ini kita tetapkan juga sebagai DPO," jelas AKBP Ahrie.

Selanjutnya, ujar AKBP Ahrie, barang bukti narkoba yang didapat saat ini sedang dilakukan pengecekan uji laboratorium narkotika di Puslabfor Mabes Polri. Sementara itu, tersangka Nurdin ditahan di Rutan Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Nurdin dijerat Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 5 tahun penjara.

"Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen penuh dalam memberantas narkoba, perang melawan narkoba. Besar atau kecil akan kita tindak karena narkoba bisa merusak generasi penerus bangsa," kata AKBP Ahrie.

(hri/hri)