Anjing Suspek Rabies Lepas, Pemkab Bengkulu Tengah Minta Warga Waspada

Hery Supandi - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2020 16:55 WIB
Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama Satpol PP Jakarta Pusat melakukan razia anjing dan kucing liar di Jalan Latuharhary, Jakarta, Kamis (9/4). Razia ini dilakukan untuk meminimalisir melebarnya virus rabies. Razia ini terhadap para pedagang anjing dan kucing.
Ilustrasi penangkapan anjing rabies (Grandyos Zafna/detikcom)
Bengkulu -

Satu anjing liar suspek rabies lepas dari tempat isolasi di Kecamatan Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah. Pemerintah Bengkulu Tengah meminta masyarakat waspada.

Sekretaris Dinas Pertanian Bengkulu Tengah Desi Murdiati menyebut anjing tersebut lepas dari tempat isolasi hari ini, Sabtu (17/10/2020), diperkirakan pukul 06.00-10.00 WIB.

"Kita sekarang sedang melakukan penyisiran dan juga memberi peringatan kepada masyarakat supaya waspada," ucap Sekretaris Dinas Pertanian Bengkulu Tengah Desi Murdiati.

Desi mengatakan anjing itu dinyatakan suspek rabies setelah diperiksa dan diuji laboratorium Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bengkulu Tengah.

Sementara itu, salah satu warga Desa Pekik, Ihwal, mengaku khawatir dengan lepasnya anjing tersebut karena dikhawatirkan akan menggigit warga, terutama anak-anak. "Saya berharap aparat terkait segera melakukan penangkapan anjing-anjing tersebut karena sangat berbahaya," ungkap Ihwan saat ditemui.

(aik/aik)