Kritik dan Catatan PKB di 3 Tahun Anies Gubernur: Banjir-Rumah DP Rp 0

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 09:02 WIB
Hasbiallah Ilyas merupakan Ketua DPW PKB DKI Jakarta
Hasbiallah Ilyas (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta genap tiga tahun hari ini. Ketua Fraksi PKB-PPP DPRD DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, meminta Anies berfokus menangani banjir.

"Yang perlu dikoreksi oleh Pak Anies ini, jangan sampai di 2020 seperti kejadian 2019 banjir yang meluluhlantakkan Jakarta," ujar Hasbi kepada wartawan, Kamis (15/10/2020) malam.

Selain banjir, Hasbi menyoroti janji rumah DP Rp 0 yang menjadi salah satu andalan Anies ketika kampanye. Dia meminta Pemprov DKI melibatkan BUMD, seperti Jakpro dan Sarana Jaya, untuk membantu menangani proyek DP Rp 0.

"Rumah (DP) Rp 0 sampai hari ini belum maksimal, padahal sebelum pandemi ini kan seharusnya ada sesuatu yang bisa dilakukan tentang DP Rp 0. Kalau Pemprov DKI melibatkan BUMD yang ada, saya rasa cepat berhasil, karena kita tidak bisa menyerahkan program DP Rp 0 ini ke Dinas Perumahan misalnya. Dinas Perumahan tidak punya kemampuan tentang itu. Maka harus melibatkan pihak BUMD. DKI kan punya Jakpro, Sarana Jaya," ucapnya.

Dia berharap, pada dua tahun terakhir masa jabatan Anies sebagai Gubernur DKI, semua janji kampanye dapat terealisasi. Hasbi mengatakan, apabila tidak dapat terpenuhi 100 persen, paling tidak janji kampanyenya sudah terpenuhi 50 persen.

"Janji-janji kampanye itu kalau bisa ini kan sudah tiga tahun, ini tinggal dua tahun lagi, kita mengharap janji-janji beliau di kampanye paling tidak 50 persen terealisasi," kata Hasbi.

Anies pernah menjelaskan bahwa 23 janji kampanye bermula dari dasar keadilan sosial. Janji-janji kampanye itu kemudian diterjemahkan menjadi KSD atau Kegiatan Strategis Daerah. Anies mengatakan KSD tersebut kemudian dibuat menjadi program kerja. Menurut Anies, program kerja itu ada yang selesai dalam waktu satu tahun hingga lima tahun masa kepemimpinan.

"KSD ini lalu diturunkan secara teknokratif dalam setiap program-program yang ada di DKI. Kalau kita ingat, sesudah masa pilkada menunggu sampai masa pelantikan, itu kan waktunya 5 bulan lebih. Itu ada tim yang disiapkan. Lalu itu muncul menjadi dokumen untuk dibawa menjadi tugas pemerintahan," katanya.

Anies meyakini 23 janji kampanye yang sudah menjadi KSD itu akan selesai dalam 5 tahun masa kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Anies mengaku dirinya memiliki daftar program mana saja selesai dalam waktu satu hingga lima tahun mendatang.

"Lalu selama lima tahun itu ada yang bisa tuntas tahun pertama, ada yang tuntasnya tahun keempat, tahun kelima. Tapi yang paling penting kita punya matriksnya apa yang selesai kapan. Ini alhamdulillah kita jaga terus insyaallah nanti di ujung awal tahun kelima, kita akan bisa lihat secara lengkap. Insyaallah semuanya terlaksana," sebut Anies.

(man/gbr)