Kolom Hikmah

Mensyukuri Nikmat Otak

Aunur Rofiq - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 05:05 WIB
Aunur Rofiq
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Di antara 114 surah di dalam Al Qur'an, ada satu yang agung dan sangat populer di kalangan umat Islam. Allah mengawali surah tersebut dengan salah satu kalimat mulia Asmaul-Husna yaitu Ar-Rahman yang artinya (Allah) Yang Maha Pengasih. Surah ini merupakan surah ke-55 dalam Al-Qur'an terdiri atas 78 ayat.

Surah ini tergolong surat Makkiyah karena diturunkan di Makkah. Ciri khas surah ini adalah adanya kalimat berulang sebanyak 31 kali "Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdziban" (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?). Ayat ini mengingatkan kita sekaligus menjelaskan karunia Allah yang diberikan untuk manusia.

Karunia Allah yang diberikan pada manusia dan berfungsi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari adalah otak. Nikmat otak yang diberikan Allah luar biasa. Dengan kemampuan otak yang mampu menampung 10 data per detiknya, maka otak belum terisi separuhnya sampai manusia itu meninggal. Artinya Otak manusia jauh lebih canggih dari komputer yang paling canggih sekalipun.

Manusia rata-rata menggunakan 3 persen kapasitas otaknya. Sedangkan mereka yang masuk katagori genius menggunakan hanya 4 persen dari kapasitas otaknya. Berarti ada 'ruang kosong' yang luar biasa di otak kita yang belum termanfaatkan.

Otak adalah pengendali seluruh gerak kehidupan manusia. Mengkoordinasi prilaku dan fungsi tubuh osmeostasis, seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan dan suhu tubuh. Otak mempunyai tanggung jawab terhadap fungsi pengenalan, emosi, penginderaan, pembelajaran motorik dan lain lain.

Ajaibnya hormon (zat-zat kimia ) yang dihasilkan otak sangat tergantung pada kondisi psikologis atau suasana hati.

1. Jika hati senang dan bahagia, maka otak memproduksi zat endorfin yang sangat berguna bagi tubuh.
2. Jika hati suntuk, cemas, marah, dengki, maka zat yang dihasilkan adalah dopamine, cortisol, dan adrenalin, yang bisa mengganggu keseimbangan sistem tubuh. Jika zat ini dalam jumlah berlebihan akan menyebabkan tubuh mudah diserang penyakit.

Bagaimana kita mensyukurinya?

Betapa sempurnanya bentuk fisik dan organ tubuh manusia. Allah telah membenamkan sebuah alat yang sangat canggih ke dalam kepala manusia. Alat ini sangat ringan dan sebagian besar terdiri dari air dan sangat rentan, itu adalah otak, sang pengendali. Sehingga manusia bisa menguasai lingkungan sekitarnya bahkan atas alam ini.

Volume otak kurang lbh 1.350 cc

Otak tersusun dari 2 jenis sel, yaitu Glia dan Neuron. Glia mempunyai fungsi menunjang dan melindungi neuron. Sedang neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik. Neuron saling berkomunikasi satu sama lain dengan cara mengirimkan berbagai macam bahan kimia yang disebut neurotransmitter ke seluruh bagian tubuh. Otak mengandung 100 milyar neuron, sedangkan bayi yang baru lahir mengandung 1 triliun neuron.

Ribuan tentakel dalam setiap neuron dan setiap tentakel berisi jamur yang disebut spina dendrite dan mengandung ribuan zat kimia.
Zat kimia ini membawa informasi di antara sel otak melalui gelombang elektromagnetik. Panjang gelombang elektromagnetik ini jika dibentangkan lurus mencapai 10,5 km.

Sepandai apapun manusia tidak akan bisa membuat otak seperti ciptaan-Nya. Saat ini banyak kalangan berlomba membuat 'kecerdasan buatan' tentu tidak akan mengungguli kehebatannya dengan yang membuat kecerdasan buatan tersebut. Oleh karena itu kita mesti setiap saat bersyukur pada Allah atas ciptaan otak. Jika seseorang mengalami salah satu neuronnya korslet dan berlari tanpa busana di jalanan umum, apakah kita masih bisa mengklaim bahwa kita hebat?

Kesombongan dan ketakaburan seseorang sebenarnya ketidakmengertiannya terhadap karunia Allah ini, kecerdasan seseorang, ilmu yang diserap, kekuasaan yang dipegang biasanya diakui berlandaskan dari strateginya, seandainya seseorang tidak mempunyai otak apakah masih bisa membuat strategi?

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?

Semoga kita termasuk golongan yang mensyukuri nikmat Allah atas pemberian otak pada manusia.

Aunur Rofiq

Ketua Dewan Pembina HIPSI ( Himpunan Pengusaha Santri Indonesia )

Sekjen DPP PPP 2014-2016

*Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggungjawab penulis. --Terimakasih (Redaksi)--

(erd/erd)