Cerita Tukang Bubur Kena Tipu Usai Dipesan Katering 500 Porsi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 21:04 WIB
Rasidin senang motornya yang dicuri kembali ke tangannya.
Rasidi senang motornya yang dicuri kembali ke tangannya. (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Tangerang -

Seorang pedagang bubur di Tangerang, Rasidi (34) ditipu hingga motor Yamaha NMax miliknya dibawa kabur. Pelaku berpura-pura memesan katering 500 porsi bubur ayam kepada korban. Bagaimana ceritanya?

Rasidi menjelaskan, awalnya dia bertemu dengan pelaku pada Kamis (8/10) di Tangerang. Saat itu, pelaku menyebut hendak memesan 500 porsi katering untuk karyawan di Bandara Soekarno-Hatta.

"Dia (pelaku) yang bawa, saya digonceng ke terminal 2 (Bandara Soekarno-Hatta). Terus saya disuruh duduk, dia masuk ke dalam ngurus pass bandara," kata Rasidi di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Kamis (15/10/2020).

Kepada korban, pelaku mengaku bekerja sebagai tukang servis air conditioner (AC) di Bandara Soekarno-Hatta. Pelaku memesan 500 porsi bubur dengan harga yang lebih mahal.

"Katanya dia udah kerja 25 tahun di bandara sebagai tukang AC. Terus ngakunya bubur dijual ke karyawan harga Rp 20 ribu, padahal harga saya jual Rp10 ribu," imbuhnya.

Tidak lama kemudian setelah meminta korban menunggu, pelaku kembali menemui korban. Saat itu pelaku berpura-pura meminjam motor korban untuk membeli materai.

"Habis itu dia balik lagi, butuh 3 materai, mau beli materai pakai motor saya. Dia minta STNK dan motor buat beli materai. Saya kasih Rp 100 ribu, sisanya buat bensin aja," katanya.

Tanpa rasa curiga, korban kemudian menunggu pelaku. Namun setelah 2 jam tidak kembali, korban mulai curiga hingga menghubungi pelaku.

"Dua jam lebih baru ngeh (kalau ditipu). Pas telepon nyambung tapi nggak diangkat. Terus ngeh "aduh ketipu". Terus ditanya sekuriti, karena saya terlihat linglung. Ditanya kenapa? Saya jelasin, terus katanya "wah itu mah ketipu."," jelasnya.

Korban kemudian diantar ke Polres Bandara Soekarno-Hatta dan melaporkan kejadian tersebut. Polisi kemudian menangkap pelaku dan komplotannya.

Motor korban diketahui sudah 4 kali berpindah tangan. Saat ini, para pelaku ditahan di Polres Bandara Soekarno-Hatta.

(mea/mea)