Pelajar Ikut Demo, Anies: Guru Bisa Beri Tugas Siswa Kaji UU Cipta Kerja

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 00:17 WIB
Anies Baswedan saat meninjau Grand Theater Senen yang terbakar
Gubernur DKI Anies Baswedan (Foto: (Wilda Nufus/detikcom).
Jakarta -

Sejumlah pelajar mengikut aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan guru bisa mengarahkan dengan memberikan tugas untuk mengkaji UU Cipta Kerja.

"Nanti kalau sekolahnya sudah mulai nanti gurunya bisa kasih tugas kok. Kaji ini soal UU Cipta Kerja di mana letak yang menurut anda harus diperbaiki, di mana letak menurut anda yang tidak disetujui," ujar Anies di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengatakan pemberian tugas itu tidak hanya agar siswa menjadi sibuk. Melainkan untuk merangsang agar pelajar lebih peduli mengenai bangsanya.

"Jadi nanti guru ngasih tugas saja. Bukan hanya biar sibuk tapi ini merangsak mendidik yang lebih jauh, kata Anies.

"Kalau ada anak yang peduli soal bangsanya bagus dong. Kalau tidak peduli, bangsanya yang repot," ucapnya.

Oleh karena itu, kata Anies, para siswa harus diarahkan dengan tugas yang mendidik. Apabila ada yang salah dengan tindakan siswa, maka harus dikoreksi.

"Sekarang diarahkan dengan tugas yang mendidik. Jadi kira-kira mindsetnya begitu. Kalau ada anak yang mau peduli bangsanya kita suka. Kalau ada langkah yang dikerjakannya salah, ya dikoreksi," imbuh Anies.

Seperti diketahui, sejumlah pelajar ikut aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta pada Kamis (8/10) dan Selasa (12/10). Aksi itu berujung ricuh dan ribuan massa diamankan oleh polisi.

(man/ibh)