Menristek Bambang Brodjonegoro Raih Penghargaan dari UIUC

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 14 Okt 2020 16:43 WIB
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Jumat (10/5/2019). Agung Pambudhy/Detikcom.
Bambang Brodjonegoro (Dok. detikcom)
Jakarta -

Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro, meraih penghargaan Madhuri and Jagdish N Sheth International Alumni Award for Exceptional Achievement 2020 dari University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC), Amerika Serikat. Bambang mengatakan penghargaan ini menjadi pendorong bagi lahirnya inovasi di Indonesia.

"Penghargaan ini hendaknya menjadi pendorong atas lahirnya inovasi-inovasi yang dapat menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia di masa depan untuk mewujudkan visi Indonesia 2045 menjadi negara berpendapatan tinggi." Kata Menristek/BRIN dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Madhuri and Jagdish N Sheth International Alumni Award for Exceptional Achievement merupakan penghargaan yang diberikan kepada alumni UIUC yang dinilai memiliki prestasi secara profesional dalam membantu negaranya dan dunia melalui kontribusi terhadap pemerintah, kemanusiaan, ilmu pengetahuan, seni, ataupun kesejahteraan manusia.

Selain Bambang, penghargaan ini pernah diterima oleh sejumlah tokoh berpengaruh di dunia. Beberapa tokoh di antaranya Direktur Jenderal ILRI (International Livestock Research Institute) Jimmy W Smith dari Kanada, pendiri Institut Basic Science-Center for NanoMedicine (IBS CNM) Dr Jinwoo Cheon dari Korea Selatan, hingga Duta Besar Republik Trinidad dan Tobago untuk Haiti HE Rev. Dr Iva Camille Gloudon.

Kiprah Bambang Brodjonegoro

Bambang Brodjonegoro dikenal sebagai sosok berlatarbelakang ekonom dan akademisi. Bambang juga telah melahirkan sejumlah terobosan kebijakan di Indonesia.

Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode pertama, Bambang sempat diamanahi untuk memimpin Kementerian Keuangan (2014-2016). Selama periode itu, Bambang menginisiasi sejumlah kebijakan penting di antaranya program pengampunan pajak (tax amnesty).

Bambang kemudian dipercaya menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas (2016-2019). Sejumlah kebijakan Bambang itu di antaranya program Kebijakan One Data and One-Map untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keandalan manajemen data nasional.

Selain itu, Bambang mendorong peran swasta ataupun BUMN untuk mengurangi ketergantungan APBN dan mengusung konsep Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah. Bambang juga mendesain konsep ibu kota baru Republik Indonesia, yang dibuat dengan konsep smart, green, and sustainable metropolis.

Saat ini Bambang menjabat sebagai Menristek/Kepala BRIN. Di bawah kepemimpinannya, sejumlah kebijakan penting ditelurkan di antaranya hilirisasi riset dan substitusi impor, termasuk terkait COVID-19

Di bawah kepemimpinannya, telah lahir lebih dari 61 inovasi, khususnya di bidang farmasi dan alat kesehatan yang dapat menjadi solusi penanganan pandemi. Salah satunya inovasi Vaksin Merah-Putih, vaksin COVID-19 dalam negeri yang saat ini masih dalam pengembangan.

(knv/fjp)