Disdik Sultra Usut Dugaan Kepala SMAN 9 Kendari Cabuli Siswi

Sitti Harlina - detikNews
Rabu, 14 Okt 2020 13:32 WIB
Poster
Foto Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Kendari -

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara (Sultra) Asrun Lio menegaskan akan mengusut kasus dugaan Kepala SMAN 9 Kendari Aslan yang disebut pernah mencabuli siswinya. Disdik Sultra masih mengecek dugaan perbuatan cabul tersebut.

"Pertama, saya mengecek data kepegawaian terkait kasus yang disangkakan, tetapi tidak pernah ada data laporan dari kepegawaian terkait dugaan pelanggaran kode etik atas nama Aslan," kata Asrun dalam pesan singkat kepada wartawan, Rabu (14/10/2020).

Asrun mengaku baru mendapat kabar dugaan perbuatan cabul yang dilakukan Aslan dari unjuk rasa yang dilakukan kalangan alumni SMAN 9 Kendari dan OSIS SMAN 9 Kendari. Asrun mengaku pihaknya baru melakukan penelusuran terkait perbuatan cabul Aslan usai adanya aksi unjuk rasa dari alumni dan siswa SMAN 9 Kendari.

"Akan kita dalami untuk memastikan kebenarannya," ujarnya.

Lebih lanjut Asrun menegaskan pihaknya akan memberi sanksi tegas kepada Aslan jika terbukti pernah berbuat cabul kepada siswinya.

"Setiap bentuk pelanggaran ASN pasti ada sanksi yang diberikan kepada ASN yang melanggar tergantung berat ringan kesalahan dan itu harus ada laporan di kepegawaian," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Massa yang tergabung dari Ikatan Alumni SMAN 9 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), dan siswa dari OSIS SMAN 9 Kendari melakukan unjuk rasa di depan sekolah mereka. Mereka menolak Kepala SMAN 9 Kendari Aslan yang baru ditunjuk karena pernah berbuat cabul terhadap siswinya.

Ketua Ikatan Alumni SMAN 9 Kendari Riqar Manaba mengungkapkan tindakan tak senonoh yang dilakukan Aslan itu masih terekam jelas di ingatan para siswa dan alumni SMAN 9 Kendari.

"Ini sangat mengkhawatirkan adik-adik kita, khususnya para siswi. Kalau besok ada siswa mogok belajar dan menolak belajar di sekolah ini, bukan karena malas, tapi itu cara mereka mengantisipasi hal asusila di sekolah ini," kata Riqar dalam orasinya di depan SMAN 9 Kendari di Jalan Diponegoro No 108, Benu-Benua, Kota Kendari, Selasa (13/10).

(nvl/nvl)