Satgas Imbau Kampus-Perusahaan Tes Corona Peserta Demo Omnibus Law

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 13 Okt 2020 17:02 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito
Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 mengonfirmasi ada sebagian demonstran yang mengikuti demo pada 8 Oktober lalu positif Corona. Jumlah tersebut diprediksi akan meningkat selama 2 minggu ke depan. Satgas meminta pihak universitas juga melakukan tes deteksi COVID-19 terhadap mahasiswanya yang mengikuti demo tolak omnibus law.

"Angka ini diprediksi akan meningkat dalam 2-3 minggu ke depan karena peluang adanya penularan COVID-19 dari demonstran yang positif COVID-19 ke demonstran lainnya," ujar jubir Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB, Selasa (13/10/2020).

"Sebagai antisipasi adanya aksi lanjutan, kami imbau pihak universitas yang mengikuti kegiatan tersebut melakukan identifikasi serta testing," kata Wiku.

Wiku mengatakan, terhadap mahasiswa yang hasil tesnya reaktif maupun positif, maka segera dilakukan contact tracing ke orang yang berkontak erat dengannya. Selain itu, mahasiswa yang positif Corona atau yang terindikasi reaktif COVID-19 dianjurkan segera melakukan isolasi mandiri.

Lebih lanjut Wiku juga meminta agar ada Satgas COVID-19 di lingkungan perusahaan. Hal itu untuk mendata dan melakukan tes deteksi COVID-19 bagi buruh yang mengikuti kegiatan demo pada pekan lalu.

"Satgas di tingkat perusahaan ini selanjutnya dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk melakukan screening kepada buruh yang mengikuti aksi penyampaian aspirasi. Bagi mereka yang hasil testing-nya reaktif, maka dapat segera ditelusuri kontak terdekatnya," kata Wiku.

Lebih lanjut Satgas juga meminta anggota kepolisian dan TNI yang bertugas menjaga demo pada saat pekan lalu juga dilakukan tes deteksi COVID-19 dan melakukan tracing ke kontak terdekat. Hal itu agar petugas yang positif dapat langsung ditangani.

Sementara itu, bagi masyarakat yang anggota keluarganya mengikuti demo, Satgas menyarankan, jika mengalami gejala COVID-19, segera memeriksakan kesehatannya. Wiku mengatakan penyampaian aspirasi dipersilakan saja sepanjang dilakukan secara damai dan mengikuti protokol kesehatan.

"Jaga jarak antardemonstran, selalu cuci tangan, dan membawa hand sanitizer ke mana pun Anda berada adalah salah satu andil Anda dalam memerdekakan bangsa ini dari pandemi COVID-19," katanya.

(yld/imk)