Rusak Mobil Patroli, Mahasiswa Gadungan di Riau Ditangkap Polisi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 12 Okt 2020 18:00 WIB
Mahasiswa gadungan ditangkap polisi di Riau (dok. Istimewa)
Foto: Mahasiswa gadungan ditangkap polisi di Riau (dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Polda Riau menangkap seorang pria yang diduga merusak mobil patroli. Pria tersebut merupakan mahasiswa gadungan.

"Iya (tersangka). Kita proses sesuai hukum dengan adil," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat dimintai konfirmasi, Senin (12/10/2020).

Agung mengatakan peristiwa perusakan mobil patroli itu diduga terjadi pada Kamis (8/10). Pada saat bersamaan, ada demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru.

Mobil patroli yang dirusak itu sedang berhenti di depan salah satu hotel di Jalan Sudirman. Aksi perusakan mobil itu terekam dan terlihat ada terduga pelaku yang menggunakan jas almamater.

Mahasiswa gadungan ditangkap polisi di Riau (dok. Istimewa)Mahasiswa gadungan ditangkap polisi di Riau (dok. Istimewa)

"Mereka anarkis tanpa sebab. Lokasi perusakan (mobil patroli) berada jauh dari lokasi demo," kata Agung.

"Anggota masih mengatur lalu lintas dan mobil diparkirkan di Kompleks Hotel Tjokro," sambungnya.

Pria yang tertangkap kamera merusak mobil itu kemudian ditangkap. Saat diamankan pria bernama Guntur itu mengaku dirinya bukan mahasiswa dan hanya menyamar menggunakan jas almamater.

"Saya bukan mahasiswa dari Universitas Lancang Kuning. Saya memakai jaket almamater yang punya teman saya. Saya ikut unjuk rasa pada hari Kamis 8 Oktober di DPRD Riau. Saya yang melakukan merusak pada mobil Satlantas di depan Hotel Tjokro. Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada Universitas Lancang Kuning, kepada masyarakat ataupun kepada Polda Riau. Saya sangat menyesal dan tidak akan mengulangi lagi," ujar Guntur dalam video yang dilihat detikcom.

(cha/haf)