Wakapolres Takalar Akan Diperiksa Soal Dilaporkan Cabuli Pemohon SIM

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 12 Okt 2020 16:37 WIB
poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono-detikcom).
Makassar -

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) akan memanggil Wakapolres Takalar Kompol N yang dilaporkan berbuat cabul ke wanita yang tengah mengurus SIM. Polda Sulsel masih mendalami dalam laporan itu.

"Iya (Wakapolres Takalar akan dipanggil), semua tetap kita periksa, termasuk saksi-saksi yang lihat dan siapa yang ada di sana. Temasuk juga handphone kita juga periksa semua," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo saat ditemui detikcom di kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (12/10/2020).

Dalam laporannya, wanita itu mengaku dilecehkan Wakapolres Takalar. Namun, kata Ibrahim, tidak sampah hubungan badan.

"Memang ini agak sensitif bahasanya, tetapi tidak sampai kepada kondisi hubungan badan. Cuman sebagai tindakan-tindakan yang dilakukan, yang dilaporkan berupa mengeluarkan organnya kemudian dipegang oleh yang bersangkutan, cuma sampai batas itu," ujar Ibrahim.

Ibrahim menegaskan pihaknya baru menerima informasi dugaan perbuatan cabul Kompol N dari pelapor. Polda Sulsel masih akan menelusuri lebih lanjut.

"Ini baru informasi dan keterangan dari satu pihak, semuanya kita harus dudukan dulu fakta-faktanya," tuturnya.

Lebih lanjut, Ibrahim menyebut pelapor baru melaporkan dugaan pencabulan tersebut sepekan setelah dugaan peristiwa pencabulan terjadi.

"Sudah pulang ke rumah baru dilaporkan, jadi sudah beberapa hari kejadian baru dilaporkan," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Sulsel tengah mengusut laporan dugaan perbuatan asusila Wakapolres Takalar Kompol N ke seorang warga. Dia dia dilaporkan atas dugaan perbuatan asusila terhadap seorang wanita yang sedang mengurus SIM.

"Jadi memang sudah ada laporan (Wakapolres Takalar diduga lecehkan warga), yang kita terima. Namun dari laporan ini kita kan harus mendudukkan fakta-fakta dan kebenaran kejadiannya," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo saat ditemui detikcom di kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (12/10).

(nvl/idh)