Keterisian Ruang ICU COVID di Jakarta Turun Jadi 70,52 Persen

Tim detikcom - detikNews
Senin, 12 Okt 2020 11:46 WIB
Doni Monardo
Doni Monardo (dok. BNPB)
Jakarta -

Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo, menyampaikan perkembangan keterisian ruang ICU di DKI Jakarta. Doni menyebut keterisian ruang ICU di Jakarta turun dari 89,99 persen menjadi 70,52 persen selama satu bulan.

"Masalah perkembangan untuk ICU di DKI Jakarta, alhamdulillah pada 13 September lalu, ICU di DKI Jakarta (keterisian) berada di 89,99 persen. Kemudian setelah hampir satu bulan penurunan, berkurang 11,77 persen (sehingga menjadi 70.52 persen)," ujar Doni dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Kabinet, Senin (12/10/2020).

Dari data yang dipaparkan oleh Doni, ketersediaan tempat tidur ICU di Jakarta per 11 Oktober sebanyak 710 tempa tidur. Dari jumlah itu, sebanyak 453 tempat tidur ICU terpakai.

Doni bahkan menyebut beberapa waktu lalu, keterisian ruang ICU di DKI Jakarta pernah berkurang sampai 67 persen.

"Sempat beberapa hari lalu, berada pada posisi 67 persen, tapi ada penambahan atau peningkatan," kata Doni.

Doni berharap pasien COVID di ruang ICU bisa segera pulih sehingga kasus aktif pun semakin berkurang.

"Kita harap tempat tidur ICU, pasien yang dirawat di ICU bisa semakin berkurang," kata Doni.

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah jumlah rumah sakit (RS) rujukan virus Corona (COVID-19). Dari sebelumnya 59 RS, kini menjadi 90 RS rujukan COVID Provinsi DKI Jakarta.

Data soal RS rujukan itu tercantum dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta nomor 987 Tahun 2020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Coronavirus Disease (COVID-19). Kepgub itu ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 28 September 2020.

(aik/aik)